Berita

Pengundian nomor urut Pilgub Sumut 2024/Ist

Politik

Peserta Pilgub Sumut Agar Adu Gagasan, Bukan ‘Gas-Gasan’

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 22:21 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pasangan Bobby Nasution-Surya maupun pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala diharapkan untuk lebih mengedepankan politik gagasan pada Pilgub Sumut 2024. Hal ini penting, agar Pilgub Sumut 2024 dapat menjadi media pembelajaran politik dan pembelajaran politik serta proses demokratisasi ke arah yang lebih baik.

Begitu disampaikan Dekan FISIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menanggapi pidato Bobby-Surya dan Edy-Hasan pada pengundian nomor urut Pilgubsu 2024 di Hotel Grand Mercure, Medan, Senin (23/9) lalu.

“Kita minta kepada semua pasangan calon kepada daerah untuk lebih menahan diri. Calan Kepala Daerah Jangan gas-gasan, tapi adu gagasan,” katanya kepada Kantor Berita Politik RMOLSumut, Kamis (26/9).


Arifin mengatakan masyarakat di Sumatera Utara sudah muak dengan politik saling serang dengan mengubar kebobrokan lawan demi memenangkan kontestasi masyarakat. Saatnya gaya politik seperti ini untuk diakhiri dengan saling menunjukkan kapasitas yang dimiliki oleh masing-masing pasangan calon.

“Pilkada ini jangan hanya dianggap sebagai ajang kontestasi atau pertarungan, tapi juga harus dimaknai sebagai media pendidikan politik, pembelajaran politik, dan proses demokratisasi ke arah yang lebih baik. Silakan lempar ide, tawarkan konsep, sampaikan program. Jangan saling sindir, jangan hanya bantah-bantahan, jangan berpolemik tak sehat.  Subjektivitas harus dihindari. tunjukkan objektivitas,” ujarnya.

Dengan sikap seperti itu kata Arifin, maka pasangan calon sudah membuktikan jika mereka memang layak untuk menjadi pemimpin yang mempersatukan masyarakat dan bukan justru memecah belah.

“Lewat sikap dan ucapannya, calon kepala daerah harus bisa membuktikan bahwa mereka memang layak untuk dipilih, layak untuk menjadi pemimpin. Bukan malah makin menimbulkan perpecahan dan bikin masyarakat semakin terkotak-kotak,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya