Berita

Sebuah gambar yang dirilis oleh Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok menunjukkan peluncuran ICBM yang membawa hulu ledak tiruan/CNN

Dunia

Tiongkok Rilis Foto Peluncuran Rudal ICBM ke Pasifik

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 18:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai mengumumkan keberhasilan peluncuran ICBM rudal balistik antarbenua (ICBM) ke Samudera Pasifik, kini militer Tiongkok merilis foto resmi uji coba tersebut. 

Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok pada Kamis (26/9) memposting foto peluncuran ICBM di media sosial tetapi tidak mengungkapkan jenis rudal atau lokasi uji coba tersebut. 

Foto menunjukkan rudal tersebut ditembakkan dari peluncur erektor transporter. 


"Peluncuran bermaksud menguji kinerja persenjataan dan efektivitas pelatihan militer serta mencapai tujuan yang diinginkan," tulis Tiongkok Junhao, seperti dimuat Miami Herald

Menurut seorang analis kebijakan nuklir di Carnegie Endowment for International Peace, Ankit Panda, rudal yang diluncurkan Tiongkok tersebut diduga jenis DF-31AG. 

Bulletin of the Atomic Scientists dalam laporannya menyebut jenis rudal tersebut dilaporkan memiliki jangkauan 6.959 mil, yang mampu mencapai sebagian besar wilayah daratan AS dari sebagian besar wilayah penyebarannya di China. 

Sementara itu, Departemen Pertahanan AS pada hari Rabu (25/9) mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima beberapa pemberitahuan lanjutan dari Tiongkok tentang uji coba tersebut.

Wakil Sekretaris Pers Pentagon, Sabrina Singh memuji Tindakan klarifikasi Tiongkok sebagai hal yang baik karena mencegah salah persepsi atau salah perhitungan.

Tiongkok memiliki perjanjian bilateral dengan Rusia tentang pemberitahuan bersama untuk peluncuran rudal balistik, tetapi tidak ada perjanjian dengan mitranya di AS. 

Tiongkok juga tidak bergabung dengan Kode Etik Den Haag, yang mengharuskan para anggotanya untuk memberikan pemberitahuan pra-peluncuran. 

Pada bulan Oktober 2023, Pentagon menuduh Tiongkok memiliki 500 peluncur untuk 350 rudal balistik antarbenua, kelas rudal balistik dengan jangkauan lebih dari 3.400 mil.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya