Berita

Kolase Donald Trump dan Kamala Harris/RMOL

Dunia

Jika Terpilih, Kamala Harris Janji Berikan Keringanan Pajak dan Investasi

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 11:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Calon presiden AS dari Partai Demokrat Kamala Harris berjanji memberikan keringanan pajak dan investasi kepada para produsen dalam negeri jika ia terpilih menjadi presiden November mendatang.

Berbicara di Economic Club of Pittsburgh di negara bagian medan pertempuran Pennsylvania, Rabu (25/9) waktu setempat, Harris juga mengatakan dia akan memperluas lapangan pekerjaan serta menggandakan jumlah magang terdaftar selama masa jabatan pertamanya.

Selain itu, perempuan yang saat ini menjabat wakil presiden tersebut juga menjanjikan investasi baru dalam industri seperti bio-manufaktur, kedirgantaraan, kecerdasan buatan, dan energi bersih.


Pidato Harris, yang berlangsung kurang dari 40 menit, tidak merinci bagaimana kebijakan ini akan berjalan.

Ia saat itu hanya menyoroti pendidikannya sebagai seorang ibu tunggal, berbeda dengan Trump, putra kaya dari seorang pengembang real estate New York.

"Saya telah berjanji bahwa membangun kelas menengah yang kuat akan menjadi tujuan utama kepresidenan saya," kata Harris, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (26/9).

Ia melihat pemilu kali ini sebagai momen untuk memilih antara dua visi ekonomi AS yang sangat berbeda antara yang dianutnya dan lawannya dari Partai Republik, Donald Trump.

Harris dan Trump telah memfokuskan pesan kampanye mereka pada ekonomi, yang menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos merupakan perhatian utama pemilih, seiring mendekatnya pemilu.

Ini tak lepas dari semakin nyatanya kesenjangan antara kaya dan miskin dalam beberapa dekade terakhir.

Pew Research menunjukkan bahwa pangsa rumah tangga Amerika di kelas menengah, yang didefinisikan sebagai mereka yang memiliki dua pertiga hingga dua kali lipat pendapatan rumah tangga rata-rata, telah turun dari sekitar 62 persen pada tahun 1970 menjadi 51 persen pada tahun 2023. Pendapatan rumah tangga ini juga tidak tumbuh secepat pendapatan rumah tangga di kelas atas.

Trump, kata Harris, "hanya tertarik membuat kehidupan lebih baik untuk dirinya sendiri dan orang-orang seperti dirinya, orang Amerika terkaya."

Harris mengatakan bahwa ia berkomitmen untuk bekerja sama dengan sektor swasta dan para pengusaha untuk membantu menumbuhkan kelas menengah.

"Saya adalah seorang kapitalis yang percaya pada pasar yang bebas dan adil," kata Harris, menggambarkan kebijakannya sebagai pragmatis dan bukan berakar pada ideologi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya