Berita

Pernyataan pengunduran diri Mira Murati/Tangkapan layar akun X @miramurati

Tekno

Kepala Teknologi OpenAI Mira Murati Mundur

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 11:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah menjabat selama enam setengah tahun, Kepala Teknologi OpenAI Mira Murati menyatakan mundur dari jabatannya.

Pernyataan Murati, yang sempat menjabat CEO pada bulan November ketika dewan memecat salah satu pendirinya, Sam Altman, disampaikan lewat sebuah postingan di X.

"Saya mengundurkan diri karena saya ingin menciptakan waktu dan ruang untuk melakukan eksplorasi saya sendiri," tulis Murati dalam unggahan X, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (26/9).


Membalas unggahan Murati, Altman mengucapkan terima kasih atas kontribusi Wanita kelahiran Albania itu.

"Kami akan segera memberi tahu lebih banyak tentang rencana transisi, tetapi untuk saat ini, saya ingin meluangkan waktu sejenak untuk sekadar mengucapkan terima kasih," tulis Altman.

Menurut profil LinkedIn-nya, Murati bergabung dengan OpenAI sebagai VP of Applied AI and Partnerships pada Desember 2020 dan dipromosikan menjadi CTO pada Mei 2022. 

Sebelum OpenAI, ia bekerja di startup virtual dan augmented reality di Leap Motion dan di Tesla.

Sebagai CTO, Murati sering tampil bersama Altman sebagai wajah publik pembuat ChatGPT. Ketika OpenAI meluncurkan model GPT-4o pada bulan Mei, yang mampu melakukan percakapan suara yang realistis, Murati memimpin presentasi tersebut.

Murati adalah orang terakhir dalam serangkaian pengunduran diri eksekutif OpenAI. 

Pada bulan Agustus, salah satu pendiri OpenAI John Schulman mengatakan di X bahwa ia telah bergabung dengan perusahaan AI saingannya Anthropic, dan salah satu pendiri lainnya Greg Brockman juga mengatakan di X bahwa ia akan mengambil cuti panjang hingga akhir tahun. 

Salah satu pendiri ketiga, kepala ilmuwan Ilya Sutskever, meninggalkan OpenAI pada bulan Mei.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya