Berita

Politikus PDIP Tia Rahmania/Net

Politik

Warganet Curiga PDIP Tak Suka Kader Anti Korupsi

Buntut Anulir Kemenangan Tia Rahmania
KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 08:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Nama politikus Tia Rahmania trending topic di media sosial X (sebelumnya Twitter) pada Kamis pagi (26/9), gara-gara batal dilantik menjadi Anggota DPR karena dipecat oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Tia menjadi sorotan usai mengkritik keras Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron saat berbicara soal integritas dalam acara Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan bagi Calon Anggota DPR periode 2024-2029 yang digelar Lemhanas RI.

Dalam forum tersebut, Tia yang merupakan Caleg DPR nomor urut 2 dari Dapil 1 Banten Pandeglang-Lebak dan meraih 37.359 suara,  menyarankan Gufron berbicara terkait kasus-kasus yang menjeratnya ketimbang soal teori korupsi.


Di DPR Tia akan digantikan oleh koleganya, Bonnie Triyana yang memperoleh 36.516 suara. Bonnie berada di posisi kedua setelah Tia di caleg PDIP.

Pencoretan nama Tia oleh parpol pimpinan Megawati Soekarnoputri itu mengundang reaksi negatif warganet.

"KAPAN WARASNYA NEGARI INI?!? Caleg DPR RI terpilih, Tia Rahmania yang mewakili 37.359 suara rakyat dipecat @PDI_Perjuangan gegara protes sama wakil Ketua KPK Nurul Gufron yang BERMASALAH? Wow!" tulis akun@Bos Purwa.

"Barang langka dan istiwewa benama idealisme, sungguh tidak ada tempat di negeri ini!" sambungnya.


"Parah sih, kacau sistem kepartaian kita, guru. Anggota DPR RI 2024-2029 terpilih, Tia Rahmania, dipecat PDIP setelah agak ngegas dikit ke Nurul Ghufron KPK. Otomatis, ga jadi dilantik. Bayangin, rakyat uda pilih dia, ehh sblm dilantik uda dipecat partai dan gagal ke Senayan," tulis akun @Kafuur1.




Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya