Berita

Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar, MQ Iswara/Istimewa

Politik

Pilkada Jabar 2024

Tim Pemenangan Dedi-Erwan Akan Bergerak Masif Kejar Target 80 Persen

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2024 | 00:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan, kian memperkokoh posisi mereka dalam kontestasi Pilgub 2024.

Berdasarkan hasil Pileg DPRD Jabar 2024, Dedi-Erwan kini telah mengantongi dukungan kuat dari 13 partai politik dengan total suara 13.261.661 atau setara 51,76 persen dari jumlah suara sah 25.628.207.

“Secara matematis, Dedi-Erwan sudah berada di jalur kemenangan. Kami hanya perlu bergerak lebih masif untuk mencapai target menang 80 persen,” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar, MQ Iswara, dikutip RMOLJabar, Rabu (25/9).


Wakil Ketua DPRD Jabar tersebut juga menegaskan pentingnya soliditas kader partai untuk memenangkan pasangan tersebut, mengingat Golkar mengusung Erwan Setiawan sebagai calon wakil gubernur.

Golkar sebagai salah satu partai kunci dalam koalisi pendukung pasangan Dedi-Erwan, memandang penting menjaga kekompakan internal dan sinergi dengan partai-partai pendukung lainnya. 

“Selemah-lemahnya perjuangan adalah melakukan pemenangan di TPS (Tempat Pemungutan Suara) di wilayah masing-masing,” lanjutnya.

Dituturkan Iswara, Jabar merupakan daerah dengan daftar pemilih tetap (DPT) terbanyak, yakni 35.714.901 pemilih atau sekitar 17,44 persen dari total DPT nasional. Hal ini menjadikan Pilgub Jabar salah satu kontestasi paling strategis dalam peta politik nasional.

Dukungan yang diperoleh pasangan Dedi-Erwan, kata dia, tidak hanya didominasi partai besar, melainkan berasal dari 13 partai politik, yang secara kolektif memberikan suara signifikan dalam Pileg DPRD Jawa Barat 2024. 

Partai Gerindra, yang menjadi peraih suara terbanyak, menyumbang 16,79 persen dari total suara sah, diikuti oleh Partai Golkar dengan 14,01 persen, serta Partai Demokrat dengan 6,74 persen.

“Dengan dukungan kuat dari partai-partai tersebut, pasangan Dedi-Erwan memiliki landasan yang kokoh untuk meraih kemenangan di Pilkada Jawa Barat,” ungkap Iswara.

Sementara itu Erwan Setiawan mengungkapkan, proses konsolidasi yang cepat dan soliditas partai menjadi kunci menghadapi Pilgub Jabar 2024.

“Semuanya serbacepat, hanya empat hari sebelum pendaftaran. Kami harus segera mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin,” ungkap Erwan. 

Ia menekankan soal pentingnya memberi perhatian penuh kepada struktur partai, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, guna memastikan kemenangan yang merata.

Dengan peta politik yang sudah hampir sepenuhnya terbentuk, tinggal bagaimana para kader partai dan tim sukses pasangan Dedi-Erwan bergerak secara maksimal untuk mewujudkan target kemenangan 80 persen di Pilkada Jawa Barat 2024.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya