Berita

Deklarasi Pilkada Damai Aliansi Relawan Rido di Jakarta, Rabu (25/9)/Ist

Politik

Aliansi Relawan Rido Ajak Warga Jangan Golput

RABU, 25 SEPTEMBER 2024 | 18:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aliansi Relawan Rido Jakarta menggelar deklarasi Gerakan Pilkada Damai di Jakarta pada Rabu (25/9). Deklarasi Pilkada Damai ini digelar untuk mendorong partisipasi aktif warga Jakarta dalam Pilkada DKI 2024 dan mencegah golput. 

Komunitas yang bergabung dalam Aliansi Relawan Rido Jakarta antara lain Komunitas Peduli Stunting Jakarta, Relawan Kurniasih, Jakarta Pemuda Rido (Jakpro), Komunitas Senam Rido dan Komunitas Warga Jakarta Pusat (JKP).

Ketua Aliansi Relawan Rido Jakarta Miriani Kamaliah menyebut, gerakan ini merupakan inisiatif memastikan pesta demokrasi berjalan lancar, tertib, dan aman. 


Ia menyebut masa depan warga Jakarta akan ditentukan oleh mekanisme demokrasi yang disepakati bersama yakni bernama Pilkada.

Miriani menegaskan pentingnya menjaga integritas demokrasi melalui partisipasi yang aktif. 

“Pilkada bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga tentang menjaga masa depan kota dan komunitas kita. Kami berharap, melalui gerakan ini, masyarakat Jakarta dapat semakin memahami pentingnya memberikan suara dan menolak sikap apatis terhadap pemilu,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa apatisme politik yang sering kali terjadi dapat merugikan masyarakat Jakarta lima tahun ke depan. 

"Kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat Pilkada sebagai kesempatan emas dalam menentukan arah kebijakan DKI Jakarta. Setiap suara sangat berarti untuk masa depan kita bersama. Dengan golput, kita kehilangan kesempatan untuk berkontribusi pada perubahan positif," tegas Miriani.

Selain itu, papar Miriani, aliansi juga mendorong proses pemilu yang damai dan bebas dari intimidasi politik. "Kami mengajak seluruh warga Jakarta untuk tidak hanya memberikan suaranya, tetapi juga menjaga situasi kondusif selama Pilkada berlangsung. Kita harus bersatu melawan segala bentuk provokasi yang bisa merusak persatuan," lanjutnya.

Gerakan ini tidak berdiri sendiri. Aliansi Relawan Rido bekerja sama dengan berbagai komunitas lokal, tokoh masyarakat, untuk memperluas jangkauan gerakan ini. 

Dukungan dari berbagai pihak ini,  diharapkan dapat menjangkau semua segmen pemilih, dari anak muda hingga orang tua, agar ikut serta dalam menjaga stabilitas politik dan sosial selama masa Pilkada.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari komunitas-komunitas lokal yang turut serta dalam menyebarkan pesan damai ini. Pemilu bukanlah tentang konflik, melainkan kesempatan untuk berkumpul dan bersama-sama menentukan masa depan kota kita,” pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya