Berita

Petugas kebersihan di Banda Aceh sedang membersihkan sampah di salah satu lokasi di Banda Aceh/Diskominfotik Banda Aceh

Nusantara

PON XXI di Banda Aceh Hasilkan 5.248 Ton Sampah

SELASA, 24 SEPTEMBER 2024 | 23:36 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 turut berdampak terhadap peningkatan volume sampah di Kota Banda Aceh. Volume sampah mengalami lonjakan signifikan selama periode pelaksanaan PON.

“Data yang diperoleh dari tanggal 1 hingga 20 (September 2024) menunjukkan total sampah yang masuk mencapai 5.248 ton,” kata Kabid Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Kebersihan Kota (DLHK3) Banda Aceh, Asnawi, kepada RMOLAceh, Selasa (24/9). 

Angka tersebut, menurut Asnawi, setara dengan rata-rata 262,4 ton sampah per hari. Atau meningkat 9,1 ton dibandingkan rata-rata harian pada Agustus 2024 yang sebesar 253,2 ton.


Asnawi menyebutkan, kenaikan volume sampah ini disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya peningkatan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi-lokasi penyelenggaraan PON, juga sampah rutin dari jalan protokol, pasar, dan gampong.

DLHK3 Banda Aceh sendiri terus berupaya melakukan pengangkutan sampah secara rutin dan menjaga kebersihan lingkungan. Namun, upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh lapisan masyarakat.

Untuk itu, Asnawi mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan dan membiasakan diri memilah sampah dari sumbernya.

"Dengan demikian, sampah dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomis, serta mengurangi jumlah sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," pungkas Asnawi.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya