Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Mata Uang Asia Merah Lagi, Rupiah Dibuka ke Rp15.196 Selasa Pagi

SELASA, 24 SEPTEMBER 2024 | 11:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang Rupiah dibuka menguat tipis pada perdagangan Selasa pagi (24/9). 

Mata uang Garuda itu bergerak ke level Rp15.196 per Dolar AS, naik 9 poin atau tumbuh 0,06 persen dari perdagangan sebelumnya.

Sementara itu mayoritas mata uang Asia lainnya terpantau kembali kompak bergerak ke zona merah. Yen Jepang melemah 0,17 persen, Baht Thailand melemah 0,15 persen, Yuan China merosot 0,07 persen, dan Peso Filipina lesu 0,24 persen.


Selanjutnya Son Korea Selatan melemah 0,01 persen, Dolar Singapura ikut lesu 0,09 persen dan Dolar Hong Kong minus 0,03 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Di sisi lain, mayoritas mata uang utama negara maju menguat. Tercatat Poundsterling Inggris menguat 0,05 persen, dan Franc Swiss tumbuh 0,05 persen,

Dolar Australia melesat 0,13 persen, dan Dolar Kanada juga menguat 0,14 persen. Sedangkan Euro Eropa melemah tipis 0,02 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya