Berita

Paslon Nurhayati-Muslim silaturahmi dengan Muslimat NU Kota Tasikmalaya/Istimewa

Politik

Nurhayati-Muslim Janjikan Kelurahan Dapat Anggaran Rp75 Miliar per Tahun

SELASA, 24 SEPTEMBER 2024 | 01:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tasikmalaya, Nurhayati Efendi dan Muslim, terus mempererat hubungan dan menyerap saran juga masukan dari masyarakat. 

Berdasarkan saran dan masukan tersebut, paslon Nurhayati-Muslim pun menyiapkan 8 program unggulan. Salah satunya adalah pemenuhan dana kelurahan sebesar Rp75 miliar per tahun.

"Program ini sesuai dengan Undang-undang, di mana dana kelurahan harus sebesar 5 persen dari APBD. Saat ini, hanya sekitar 2,5 persen yang digulirkan," ungkap Muslim, dikutip RMOLJabar, Senin (23/9).


Politikus PDIP Kota Tasikmalaya tersebut mengaku siap mewujudkan program-program tersebut jika terpilih. Program tersebut akan melibatkan masyarakat untuk memastikan pemerataan pembangunan.

"Kami berkomitmen untuk memastikan pemerataan pembangunan di kelurahan dirasakan oleh masyarakat," tambahnya.

Dia melanjutkan, pasangan Nurhayati-Muslim akan memaksimalkan dana kelurahan sesuai dengan ketentuan Undang-undang, yaitu 5 persen dari APBD.

"Hibah kepada RW sulit dilakukan, apalagi memberikan uang. Hibah hanya dapat berupa barang. Jika tidak dicantumkan dalam dana kelurahan, itu tidak bisa. Ini bisa sesuai dengan perhitungan kami," jelasnya.

Program unggulan lainnya yang diusung pasangan yang memiliki jargon "Tasik Beres" tersebut adalah bantuan modal UMKM sebesar Rp5 juta, insentif untuk guru ngaji dan PAUD sebesar Rp1,5 juta.

Kemudian bantuan ekonomi pesantren Rp10 juta, kartu Sehati pendidikan Rp600 ribu, kartu Sehati ibu hamil Rp300 ribu, tunjangan hansip Rp300 ribu, serta kader posyandu Rp600 ribu. 

"Dengan visi dan misi yang jelas, kami berkomitmen untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat Kota Tasikmalaya," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya