Berita

Pertemuan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Pesan SBY ke Jokowi Jelang Lengser: Kamu Nggak Sendirian

SENIN, 23 SEPTEMBER 2024 | 10:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pertemuan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta pada Sabtu kemarin (21/9), mengundang banyak pertanyaan.

Menurut Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio alias Hensat, spekulasi publik muncul lantaran SBY pada hari sebelumnya menemui Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Menurut Hensat, SBY menemui Prabowo untuk menyatakan dukungan penuh pemerintahan mendatang, sembari berharap masalah yang pernah dihadapinya saat menjadi presiden tidak terjadi di era Prabowo.


"Semoga lancar, saya dukung penuh pemerintahan bapak, semoga hal-hal yang memprihatinkan yang membuat saya prihatin waktu saya menjabat sebagai presiden itu tidak ada di zaman bapak," kata Hensat kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, membayangkan percakapan SBY dan Prabowo, Senin (23/9).

Sementara pertemuan SBY dengan Jokowi yang terjadi sehari setelahnya, dianggap Hensat sebagai momentum SBY memberikan tips dan wejangan cara husnul khatimah menjadi Presiden Indonesia.

"Mungkin SBY bilang, 'Pak Jokowi nanti kalau sudah tidak menjabat udahlah tidak perlu cawe-cawe lagi, saya mengerti kegundahan bapak, tapi lihatlah saya, saya juga bisa lebih bermanfaat juga buat bangsa dan negara melalui karya-karya saya'," kata Hensat.

Founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu menduga nasihat SBY tersebut agar Jokowi menjalani masa pensiun dengan tenang dan bijak. Hensat juga menambahkan candaan, mengaitkan pesan ini dengan lagu band Tipe-X.

"Pak Jokowi, pesan saya, Kamu nggak sendirian Pak Jokowi," tandas Hensat.


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya