Berita

Ketua KPU Jabar, Ummi Wahyuni/RMOLJabar

Politik

Jumlah DPT Pilkada di Jabar Turun Puluhan Ribu

SENIN, 23 SEPTEMBER 2024 | 00:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Terjadi penurunan jumlah masyarakat yang terdaftar pada daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Jawa Barat. Dibanding Pileg dan Pilpres lalu, jumlah DPT di Jawa Barat turun lebih dari 40 ribu untuk Pilkada.

"Hari ini kita menetapkan untuk DPT tingkat provinsi pada tanggal 22 September. Barusan sudah ditetapkan untuk DPT jumlah pemilih kita di 35.925.960 se Jawa Barat. Turun sekitar 40.880,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Ummi Wahyuni, saat pleno rekapitulasi DPT di Holiday Inn Bandung, Minggu (22/9).
 
Ummi mengungkap alasan jumlah DPT untuk Pilkada berkurang dibanding Pileg dan Pilpres. Salah satunya karena adanya data meninggal dan berpindah KTP.


"Penurunannya memang karena proses setelah DPS ke DPT, ada pemutakhiran lagi. Ada yang meninggal, ada yang pindah gitu, berkurangnya sebanyak sekitar 40 ribu tersebar di 27 kabupaten kota," tuturnya, dikutip RMOLJabar, Minggu (22/9).

Ditambahkan Ummi, Jawa Barat setidaknya akan membutuhkan 73.835 tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pilkada mendatang.

“TPS di Jawa Barat (butuh) sampai 73.835," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya