Berita

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo/Ist

Politik

Mantan Panglima TNI Sedih Jokowi Diolok-olok Rakyat

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2024 | 11:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengaku prihatin dengan fenomena saat ini di mana sebagian rakyat secara terang-terangan mengejek Presiden Joko Widodo dengan memanggilnya Mulyono.

Misalnya saat meninjau harga bahan pokok di Pasae Dukuh Kupang, Kecamatan Dukuhpakis, Jawa Timur, Jumat (20/9), warga meneriaki Jokowi dengan Mulyono.

Lalu pada pertandingan Timnas Indonesia vs Australia, para suporter juga meneriaki ayah dari Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep itu dengan panggilan Mulyono.


"Saya sedih. Bagaimanapun, Pak Jokowi adalah presiden kita, orang terbaik di Indonesia saat ini. Mau tidak mau, suka tidak suka," kata Gatot saat menjadi narasumber di kanal YouTube Hersubeno Point, dikutip Minggu (22/9).

Ejekan kepada Jokowi juga terjadi di media sosial. Warganet kini mulai beralih menyebut Jokowi menjadi Mulyono.

Menurut Gatot, ejekan di medsos bisa berdampak luas karena juga dapat dilihat oleh orang luar negeri. Hal ini, dapat menimbulkan pertanyaan dari pihak asing tentang kenapa Presiden Indonesia dihina oleh rakyatnya sendiri.

"Begitu ada olok-olok seperti itu dari media sosial, itu kan tidak bisa media sosial dibatasi untuk Indonesia saja, tentu orang luar juga bertanya, 'kenapa presiden anda'?" ungkap Gatot.

Dia pun berharap, fenomena ini cepat berakhir. Karena meski pemerintahan sekarang pasti banyak kekurangan, sebagai presiden Jokowi tetap harus dihormati.

"Kita mengalami masa-masa sangat buruk ya, saya berdoa saja semoga masa-masa seperti ini cepat berlalu," pungkasnya.



Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya