Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Tolak Debat Kedua Lawan Harris di CNN

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2024 | 09:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tawaran debat calon presiden kedua yang akan diselenggarakan kantor berita CNN ditolak dengan tegas oleh Donald Trump.

Penolakan itu disampaikan Trump hanya beberapa jam setelah pesaingnya, Kamala Harris menyatakan kesiapannya untuk melakukan debat kedua yang rencananya berlangsung pada 23 Oktober mendatang.

"Harris siap untuk berbagi panggung dengan Donald Trump, dan dia telah menerima undangan CNN untuk debat pada tanggal 23 Oktober. Donald Trump seharusnya tidak memiliki masalah untuk menyetujui debat ini,” kata Jen O’Malley Dillon, ketua tim kampanye Harris, dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters pada Minggu (22/9).


Trump tetap pada pendiriannya untuk tidak melakukan debat hingga pemungutan suara dimulai pada 5 November mendatang.

"Masalah dengan debat lagi adalah sudah terlambat. Pemungutan suara sudah dimulai," tegas Trump di hadapan para pendukungnya di Wilmington, North Carolina.

Debat pertama Harris dan Trump terjadi pada 10 September lalu dan jajak pendapat menilai Wakil Presiden AS memenangkan adu gagasan tersebut.

Sementara itu, Trump berdebat dengan Presiden Joe Biden pada bulan Juni.

Performa Biden yang goyah dalam debat itu mengguncang Demokrat dan berakhir pada penunjukkan Harris sebagai penggantinya.

Biden mengundurkan diri dari perebutan kursi Gedung Putih pada bulan Juli.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya