Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Israel Serang Sekolah di Gaza, 22 Orang Tewas

SABTU, 21 SEPTEMBER 2024 | 22:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Serangan udara Israel di sebuah sekolah di wilayah Gaza utara menewaskan puluhan warga sipil pada pada Sabtu (21/9).

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan sedikitnya 22 orang meninggal dunia dan 30 lainnya luka-luka imbas serangan di sebuah sekolah yang terletak di kawasan Zeitoun, Kota Gaza.

Menurut pernyataan militer Israel, serangan tersebut menargetkan pusat komando dan kendali kelompok Hamas yang beroperasi di dalam kompleks sekolah. 


Militer menuduh Hamas melanggar hukum internasional dengan sengaja menggunakan infrastruktur sipil, seperti sekolah, sebagai basis operasi mereka.

Perang Israel-Hamas yang meletus pada awal Oktober telah memicu serangan tanpa henti di Gaza. Banyak sekolah, yang menjadi tempat perlindungan bagi ribuan warga Palestina yang terlantar akibat serangan udara dan perintah evakuasi, menjadi sasaran serangan militer Israel. 

Militer Israel berulang kali menuduh Hamas bersembunyi di balik infrastruktur sipil, termasuk sekolah dan fasilitas Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Sebelumnya, pada awal bulan ini, serangan udara Israel juga telah menghantam sebuah sekolah di kamp pengungsi Nuseirat, menewaskan 14 orang. Militer Israel lagi-lagi berdalih serangan tersebut menargetkan militan Hamas yang merencanakan serangan dari dalam sekolah tersebut.

Perang yang berlangsung sejak 7 Oktober dipicu oleh serangan mendadak Hamas di Israel selatan menewaskan sekitar 1.200 orang.

Sementara itu, serangan balasan Israel di Gaza telah menyebabkan lebih dari 41.000 warga Palestina tewas.

Ketegangan di kawasan tersebut semakin meningkat setelah serangan udara Israel di pinggiran kota Beirut, Lebanon, menewaskan 31 orang, termasuk komandan elit Hizbullah, Ibrahim Akil. 

Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Hizbullah melancarkan serangan roket besar-besaran ke wilayah Israel utara, yang sebagian besar berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya