Berita

Bank Indonesia/Net

Bisnis

Ekonom: BI Rate Kemungkinan Turun Lagi 25 Basis Poin Tahun Ini

SABTU, 21 SEPTEMBER 2024 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Suku bunga kebijakan Bank Indonesia (BI), BI-Rate, kemungkinan dapat turun kembali sebesar 25 basis poin pada 2024.

Hal itu disampaikan ekonom senior Bank Mandiri Reny Eka Putri, yang  memperkirakan suku bunga acuan tersebut akan diturunkan lagi, sesuai dengan dot-plot terbaru.

"Tim riset ekonomi Bank Mandiri memperkirakan bahwa The Fed akan mengurangi suku bunga lebih lanjut sesuai dengan dot-plot terbaru dan BI-Rate dapat diturunkan 25 basis poin lagi menjadi 5,75 persen tahun ini," kata Reny di Jakarta, dikutip, Sabtu (21/9).


Pada Rabu (18/9), Bank Indonesia mengumumkan penurunan suku bunga kebijakan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6 persen.

Reny mengatakan, dot-plot The Fed menunjukkan Fed Funds Rate (FFR) akan dipangkas dua kali lagi pada 2024. Suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) itu diprediksi turun lagi menjadi 4,4 persen tahun ini, menunjukkan The Fed akan memangkas suku bunga tambahan sebesar 50 bps menjelang akhir tahun.

Menurutnya, ke depan, pasar akan mengantisipasi penurunan suku bunga lebih lanjut dari bank sentral.

"Peluang The Fed yang hampir pasti untuk memangkas suku bunga lebih lanjut telah mendorong sentimen positif di pasar domestik dengan kembalinya aliran dana asing," katanya.

Peluang pemangkasan BI-Rate dapat kembali terbuka jika pemangkasan FFR yang semakin agresif terealisasi pada 2024.

"Dengan potensi pemangkasan suku bunga yang agresif, kami melihat aliran modal akan kembali masuk ke pasar domestik, yang akan berdampak positif pada pasar keuangan Indonesia," ujarnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya