Berita

Gubernur DKI periode 2017-2022, Anies Baswedan/Ist

Politik

Cagub Jakarta Diminta Lanjutkan Program Baik Anies

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2024 | 11:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI periode 2017-2022, Anies Baswedan belum memutuskan cagub yang akan didukungnya di Pilkada Jakarta 2024.

Menurut Jurubicara Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, alasan Anies belum menentukan dukungannya karena
masih menyimak gagasan dari masing-masing paslon.

Saat ini, ada tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta yang tengah diverifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. 

Saat ini, ada tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta yang tengah diverifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. 

Mereka adalah Ridwan Kamil-Suswono, Pramono Anung-Rano Karno, dan calon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana.

“Untuk para pendukung Pak Anies, mari kita tunggu para paslon menyampaikan gagasannya terlebih dahulu. Masih ada waktu. Jangan terburu-buru,” kata Angga lewat
keterangan tertulisnya, Kamis (19/9).

Berdasarkan hasil Lembaga Survei Indonesia (LSI) terbaru menyebut sikap Anies Baswedan di Pilkada Jakarta ditunggu-tunggu warga dan memiliki pengaruh terhadap elektabilitas Paslon yang berlaga.

Menurut Jubir Anies lainnya, Surya Tjandra, survei ini memberikan bukti bahwa masyarakat Jakarta masih mempercayai Anies Baswedan. Kepercayaan masyarakat tersebut tidak terlepas dari kinerja baik Anies selama menjabat DKI 1.

“Ini memang bukti nyata bahwa kinerja Pak Anies selama jadi gubernur dapat dirasakan oleh masyarakat. Sehingga masyarakat mempercayai dengan penilaian Pak Anies mengenai apa yang terbaik untuk Jakarta ke depan,” kata Surya.

Surya pun mendorong cagub Jakarta bisa mengakomodasi gagasan, ide, dan program Anies yang cocok untuk diteruskan dan diperjuangan. 

“Namun sayangnya hingga saat ini, para calon pemimpin tersebut masih belum ada yang memberikan gagasan besar mengenai Jakarta ke depannya,” tandasnya.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya