Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi/RMOL

Presisi

Polda Metro Jaya Tindaklanjuti Laporan Stafsus Arsjad Rasjid

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2024 | 08:49 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya menindaklanjuti kasus dugaan pengeroyokan terhadap staf khusus Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021-2026 Arsjad Rasjid, Arif Rahman, yang terjadi di Menara Kadin, Jakarta Selatan.

"Setiap laporan polisi yang masuk ke Polda Metro Jaya itu pasti akan ditindaklanjuti. Akan diusut, diproses, dilakukan pendalaman sesuai SOP secara proporsional dan secara professional," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Rabu (18/9).

Ade meminta publik bersabar karena setiap laporan yang masuk tahapan awalnya adalah pendalaman dalam rangka penyelidikan. 


"Mohon waktu, tim penyelidik masih bekerja," kata Ade.

Ade mengatakan, laporan itu sendiri dibuat pada Selasa malam (17/9). Arif Rahman telah melaporkan seseorang dengan jeratan Pasal 170 KUHP

"Kami telah menerima laporan dari saudara AR, terlapornya saudara UK. Atas peristiwa dugaan peristiwanya yang dilaporkan adalah kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap orang ataupun barang sebagaimana diatur dalam pasal 170 KUHP," kata Ade.

Laporan Arif Rahman pun teregister dengan nomor LP/B/5591/IX/2024/SPKT POLDA METRO JAYA. 

Di sisi lain, peristiwa pengeroyokan itu terjadi saat Arif melakukan upaya mediasi pembebasan Kantor Kadin di Lantai 3, Menara Kadin, Jakarta, pada Senin (16/9).

“Saya melaporkan pengeroyokan yang dilakukan Umar Kei terhadap saya di Menara Kadin,” ujar Arif dalam keterangannya, Rabu (18/9).

Arif mengaku datang ke Menara Kadin lantai 3 sebagai staf khusus karena ingin menempati dan bekerja sebagaimana mestinya di kantor Kadin Indonesia tersebut.

"Kita ingin menempati kantor kita, ternyata di sana sudah kumpul banyak orang yang saya tidak kenal," kata Arif.

Arif menambahkan, pihaknya tiba-tiba melihat Umar Kei , yang konon diundang oleh Taufan, adik ipar Anindya Bakrie untuk hadir di Menara Kadin.

Tak lama kemudian, kata Arif, Umar Kei menimpuknya  dengan kaleng minuman yang diikuti dengan pengeroyokan oleh sejumlah orang.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya