Berita

Jurubicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto/RMOL

Hukum

KPK Protes Proses Wawancara Capim dan Dewas Tertutup

RABU, 18 SEPTEMBER 2024 | 09:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta agar panitia seleksi (pansel) melakukan tahapan wawancara terhadap calon pimpinan (capim) dan calon Dewan Pengawas (Dewas) KPK secara terbuka agar masyarakat mengetahui visi misi para kandidat.

Jurubicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto mengatakan, proses wawancara capim dan Dewas KPK merupakan salah satu pintu masuk bagi masyarakat untuk mengetahui lebih jauh terkait visi, kapasitas, dan kompetensi masing-masing capim dan calon Dewas KPK.

Proses wawancara untuk capim sendiri sudah berlangsung sejak Selasa kemarin (17/9), dan akan berlanjut pada hari ini, Rabu (18/9). Sedangkan wawancara untuk calon Dewas akan dilakukan Kamis (19/9) dan Jumat (20/9).


"Namun KPK melihat pelaksanaan wawancara berbeda dengan tahapan wawancara pada periode-periode sebelumnya,"  kata Tessa kepada wartawan, Rabu (18/9).

Jika sebelum-sebelumnya proses tahapan wawancara bersifat terbuka, pelaksanaan wawancara di periode ini dilaksanakan dengan tertutup dan dihadiri oleh pihak-pihak terbatas. 

"Dan tidak disediakan media seperti streaming yang memungkinkan masyarakat dapat menyaksikan secara langsung jalannya proses wawancara," kata Tessa.

Padahal, kata Tessa, KPK memiliki kepentingan untuk mengetahui latar belakang, visi-misi, dan program yang ditawarkan oleh masing-masing capim dan calon Dewas. 

Sehingga ke depan, KPK dapat memberikan masukan atau penilaian atas hasil proses wawancara tersebut, dan dapat menjadi pertimbangan pansel di tahap-tahap berikutnya, atau masukan bagi DPR saat fit and proper test.

"Selain itu, KPK juga telah menyusun roadmap jangka panjang pemberantasan korupsi, sehingga penting bagi KPK untuk memastikan arah dan kebijakan setiap periode kepemimpinan KPK selaras dengan roadmap tersebut," kata Tessa.

Oleh karena itu, kata Tessa, demi menjaga akuntabilitas pelaksanaan pemilihan capim dan calon Dewas, KPK mendorong pelaksanaan wawancara capim dan Dewas KPK dapat dilakukan dengan terbuka, dan dapat disaksikan oleh masyarakat melalui siaran langsung atau streaming.

"Yang mana hal ini untuk menunjukkan bahwa Pansel KPK melaksanakan proses seleksi capim dan dewas KPK secara akuntabel dan transparan," pungkas Tessa.




Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya