Berita

Politisi PDI Perjuangan Said Abdullah/Net

Politik

Bagi Said Abdullah, Pertemuan Mega dan Prabowo Belum Tentu Koalisi

SELASA, 17 SEPTEMBER 2024 | 19:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rencana pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak dapat diartikan sebagai sinyal koalisi atau PDIP menyerah menjadi oposisi.

Hal itu disampaikan Ketua DPP PDIP Said Abdullah soal rencana pertemuan antara Prabowo dan Megawati.

“Tidak ada, ketika kedua pemimpin bangsa bertemu berdua, tiba-tiba kita datang pada kesimpulan bahwa PDI Perjuangan melunak, kemudian masuk ke dalam (koalisi),” kata Said Abdullah kepada wartawan di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (17/9).


Untuk itu, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini meminta publik tidak menyimpulkan pertemuan Prabowo dan Megawati sebagai sinyal koalsi. Ia menegaskan bahwa posisi PDIP baik di dalam dan di luar pemerintahan tidak ada bedanya meskipun memiliki visi yang sama.

“Maka kesimpulan itu tahan dulu. Kita menunggu bagaimana kedua beliau ini menyamakan visinya ke depan merawat Indonesia, memajukan Indonesia, memakmurkan kita semua, rakyat Indonesia,” ucapnya.

“Kalau itu punya kesamaan, insya Allah kami melihatnya bagi PDI Perjuangan, baik di dalam maupun di luar sama saja,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa PDIP juga bukan partai yang gampang baper jika tidak dapat jatah kursi kabinet.

“Kalau PDI Perjuangan bertemu kemudian dikasih menteri. Atau sebaliknya, PDI Perjuangan tidak bertemu, tidak dikasih menteri, ngambek. Itu tidak ada ceritanya,” demikian Said Abdullah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya