Berita

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Fans Berat Ukraina Berusaha Bunuh Trump, Ini Respons Zelensky!

SENIN, 16 SEPTEMBER 2024 | 18:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky akhirnya buka suara mengenai kabar upaya pembunuhan Donald Trump yang berhasil digagalkan untuk kedua kalinya.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin (16/9), Zelensky mengatakan tindakan semacam itu tidak bisa diterima dan ia bersyukur bahwa tersangkanya dapat segera ditangkap di lokasi kejadian.

"Bagus bahwa tersangka dalam upaya pembunuhan itu ditangkap dengan cepat. Ini prinsip kami: supremasi hukum adalah yang terpenting dan kekerasan politik tidak memiliki tempat di mana pun di dunia,” tegasnya, seperti dimuat AFP.


Media AS menyebut Ryan Wesley Routh (58 tahun), sebagai pelaku yang dicurigai berupaya menembak Trump dengan senjata jenis AK-47 di lapangan golf pribadi di Florida pada Minggu (15/9).

New York Times pernah mewawancarai Routh pada tahun 2023 lalu saat ia ikut serta dalam demonstrasi untuk mendukung warga Ukraina yang terjebak di kota pelabuhan Mariupol.

Dalam wawancara yang dilakukan di Washington itu, Routh dengan semangat menggebu menyatakan bahwa dirinya rela mati untuk Ukraina dan berencana merekrut tentara Afghanistan untuk ikut membantu perang melawan Rusia.

"Saya bersedia terbang ke Krakow dan pergi ke perbatasan Ukraina untuk menjadi sukarelawan dan berjuang mati," tegasnya.

Legiun Internasional Ukraina yang terdiri dari relawan asing membantah adanya hubungan apapun dengan tersangka.

Amerika Serikat telah menjadi pendukung setia Ukraina sejak Rusia menginvasi pada Februari 2022.

Presiden Joe Biden akan digantikan pada Januari mendatang oleh Wakil Presidennya Kamala Harris, yang telah mengindikasikan bahwa ia akan melanjutkan kebijakannya untuk mendukung Ukraina.

Sementara Trump pada debat awal pekan ini tidak memberikan ketegasan mengenai apakah dirinya akan mendorong bantuan untuk Ukraina atau tidak.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya