Berita

Perdana Menteri Haiti Garry Conille melihat korban luka yang dievakuasi untuk menerima perawatan medis setelah ledakan truk gas keluar dari helikopter, di Port-au-Prince, Haiti/Reuters

Dunia

PM Haiti Kunjungi TKP Ledakan Truk BBM Mematikan

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2024 | 16:04 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah truk bahan bakar meledak di jalan di dekat kota pesisir Miragoane Haiti, menewaskan sedikitnya 25 orang dan puluhan lainnya terkena luka bakar serius. 

Perdana Menteri Haiti Garry Conille mengunjungi lokasi kecelakaan tersebut pada Minggu (15/9). Dia mengungkap bahwa beberapa korban luka parah telah dievakuasi menggunakan helikopter. 

"Apa yang baru saja saya saksikan adalah pemandangan yang mengerikan," ujarnya, seperti dimuat Reuters. 


Gambar yang dirilis oleh pemerintah menunjukkan staf medis membantu seorang pria yang kaki dan kepalanya dibalut perban putih, saat ia memasuki helikopter layanan udara kemanusiaan.

Seorang saksi mata insiden tersebut mengatakan tangki bensin truk itu telah tertusuk oleh kendaraan lain, dan orang-orang bergegas ke lokasi untuk mengambil bahan bakar.

"Ada banyak orang. Mereka yang berada di dekat truk itu hancur berkeping-keping," kata pria itu, yang tidak menyebutkan namanya, dalam sebuah wawancara video dengan media lokal Echo Haiti Media.

Ketika ditanya berapa banyak orang yang mungkin tewas dalam ledakan itu, ia mengatakan sulit untuk mengatakannya.

Pengiriman bahan bakar ke daerah Miragoane telah melambat dalam beberapa minggu terakhir karena truk-truk diangkut melalui feri untuk menghindari jalan raya yang dikuasai geng di sekitar ibu kota Port-au-Prince.

Penyebaran geng-geng di ibu kota dan daerah sekitarnya telah memicu krisis kemanusiaan dengan pengungsian massal, kekerasan seksual, perekrutan anak-anak, dan kelaparan yang meluas. Keadaan darurat sekarang diberlakukan di seluruh negeri.

Badan perlindungan sipil Haiti melaporkan identitas seorang pria berusia 31 tahun dan dua pria berusia 23 tahun yang menderita luka bakar di lebih dari 89 persen tubuh mereka, dan sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Les Cayes, di Haiti selatan.

Dua di antaranya mengalami luka bakar tingkat dua, kata badan tersebut.

Insiden serupa pada tahun 2021 di kota Cap-Haitien menewaskan sedikitnya 60 orang, setelah orang-orang juga diduga telah berusaha mengambil bahan bakar dari truk tangki.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya