Berita

Pj Gubernur Sumut, Agus Fatoni/Ist

Olahraga

Pj Gubernur Minta PB PON Bereskan Administrasi

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2024 | 15:39 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni memberi arahan kepada Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XXI Aceh-Sumut 2024 terkait persiapan rangkaian acara Penutupan PON yang akan diselenggarakan di Stadion Utama Sumut Sport Centre, Deliserdang. Hal ini diungkapkan dalam Rapat Persiapan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Sumut, Jumat (13/9/2024).
 
Dalam arahannya, Fatoni menyampaikan sejumlah hal yang menjadi catatan penting dalam mempersiapkan acara Penutupan PON XXI Aceh-Sumut pada 20 September 2024 mendatang. Menurutnya, berdasarkan progres yang ada dan sesuai kontrak kerja per 13 September 2024 stadion utama tersebut sudah siap.
 
Fatoni mengatakan terkait persiapan sekaligus pematangan kegiatan penutupan PON XXI di Sumut, di antaranya terkait panggung yang perlu dibuat meriah. Misalnya, menampilkan bendera 38 provinsi sebagai tanda perhelatan akbar ini diikuti seluruh daerah di Indonesia.
 

 
“Kemudian bendera Merah Putih dan umbul-umbul, biar semakin meriah di sepanjang lokasi di sebelah Timur (stadion utama) dan perhatikan penggunaan mikrofon,” ungkapnya.
 
Selanjutnya, Fatoni juga mengingatkan tentang kapasitas stadion yang mencapai 25 ribu orang lebih. Sehingga membutuhkan peraturan yang jelas, seperti penggunaan alat pemindai, penyiapan daftar undangan juga kesiapan lainnya seperti pemutaran lagu terkait PON.
 
“Kemudian video-video pendukung seperti keberhasilan pembangunan di Sumatera Utara juga perlu disampaikan. Bagaimana perjalanan (PON) dari awal sampai akhir, perlu dibuat yang bagus,” tegasnya.
 
Fatoni juga menyoroti sejumlah catatan penting, di antaranya posisi dan jarak defile barisan kontingen PON untuk efisiensi waktu, persiapan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, hingga hiburan yang disuguhkan saat acara resmi baik sebelum dan sesudah acara. Misalnya penampilan pemusik tuna netra sebagai bentuk apresiasi.
 
“Intinya bagaimana ini bisa dilaksanakan dengan baik dan acara penutupan harus lebih baik daripada pembukaan. Kenapa, karena bisa membandingkan. Berbeda dengan pembukaan, belum bisa dibandingkan. Maka tidak ada pilihan, penutupan harus lebih bagus dari pembukaan,” pungkasnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Upacara PB PON XXI Sumut Mahfullah Pratama Daulay yang juga Kepala Satpol PP Sumut, melaporkan perkembangan persiapan kegiatan penutupan tersebut di hadapan seluruh panitia besar, di antaranya Sekretaris Umum Effend Pohan dan seluruh bidang yang hadir, baik dari Pemprov Sumut, unsur TNI, Polri dan lainnya.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya