Berita

Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Negara Tak Genting, Pengamat Soroti Jokowi Kumpulkan Kapolda-Kapolres di IKN

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2024 | 07:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keputusan Presiden Joko Widodo mengumpulkan Kapolda hingga Kapolres dan pejabat TNI di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Kamis (12/9) menjadi sorotan. 

Pasalnya saat ini negara tidak dalam kondisi genting sehingga harus mengumpulkan Kapolda hingga Kapolres dan pejabat TNI di IKN.

"Padahal tak ada urgensinya mengumpulkan Kapolda dan Kapolres. Situasi keamanan di Tanah Air sangat kondusif," kata Analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu (15/9).


"Jadi, tak jelas maksud dan tujuan Jokowi mengumpulkan Kapolda dan Kapolres," sambungnya.

Ia menambahkan, jika Jokowi hanya ingin menyampaikan permintaan maaf karena sudah akan purna tugas, tentu cukup melalui media massa. 

"Dengan begitu, Kapolda dan Kapolres tidak perlu mengalokasi anggaran untuk berbondong-bondong ke IKN. Bukankah Jokowi diawal-awal jadi Presiden selalu meminta semua lembaga harus berhemat," demikian Jamiluddin.

Presiden Jokowi mengungkapkan alasan dirinya mengajak pejabat TNI-Polri ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Ternyata hal ini merupakan usulan dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Agus Subiyanto.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya