Berita

Pihak keluarga dokter Aulia Risma Lestari didampingi pengacaranya hadir dalam pemeriksaan di Mapolda Jawa Tengah/RMOLJateng

Hukum

Keluarga Minta Polisi Selidiki Penerima Uang Ratusan Juta dari Rekening Dokter Aulia

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2024 | 04:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus kematian dokter Aulia Risma Lestari, mahasiswa program profesi dokter spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro sampai babak baru. Pihak keluarga meminta polisi menyelidiki dugaan uang korban diterima siapa saja.

Uang ratusan juta milik korban diduga dibagi-bagikan ke beberapa rekening. Ini terungkap dari penyelidikan ibunda korban, usai hadir memenuhi panggilan kedua Polda Jawa Tengah. 

Saat pemeriksaan itu, Pengacara Misyal Achmad mengatakan, ibunda dokter Aulia Risma Lestari, Nuzwatun Malinah, menyampaikan agar polisi bisa menelusuri uang ratusan juta di rekening korban. 


"Ibu dokter Aulia sendiri yang meminta penyidik uang ratusan juta di dalam rekening diselidiki ke mana saja. Biar betul bisa membuktikan ada pemerasan," kata Misyal, dikutip RMOLJateng, Sabtu (14/9). 

Uang di dalam rekening dokter Aulia mencapai ratusan juta rupiah. Keluarga curiga ada pihak menerima transferan dari korban. Kasus dugaan pemerasan ini dalam penyelidikan Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. 

Pihak keluarga ibunda dokter Aulia juga membuat laporan serta meminta polisi menyelidiki dugaan perundungan alias bullying diterima korban. 

Misyal menambahkan, belum dapat memberikan informasi hasil penyelidikan, menunggu dari pihak Polda Jawa Tengah. 

"Kita belum tahu persisnya, nanti biar dari Humas Polda yang memberi informasi. Penyelidikan masih dilakukan dan ada pihak-pihak dipanggil menjalani pemeriksaan," jelas dia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya