Berita

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI), Sahat Martin Philip Sinurat bersama jajaran pengurusnya bertemu Menteri Pariwisata & Kepurbakalaan Palestina, Hani Abdalmasih Al-Hayek, didampingi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, di GPIB Immanuel Jakarta, Jumat kemarinĀ (13/9)/Ist

Politik

Bertemu Menteri Palestina, GAMKI Dukung Solusi Damai Dua Negara

SABTU, 14 SEPTEMBER 2024 | 19:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Solusi perdamaian untuk Palestina juga diserukan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), dengan meminta Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyepakati resolusi. 

"Kami mendesak PBB untuk segera membahas dan menyepakati rancangan resolusi sehingga dapat mengakhiri konflik yang telah menelan puluhan ribu korban jiwa," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/9). 

Majelis Umum PBB pada pekan depan berencana menggelar voting terhadap rancangan resolusi untuk mengakhiri pendudukan Israel di wilayah penduduk Palestina. 


Sahat berharap, momen tersebut dapat memberikan perdamaian bagi warga Palestina, mengingat di tanggal pelaksanaan voting tercatat sebagai sejarah resolusi antara Palestina dengan Israel. 

"Tanggal 13 September 1993, tepat 31 tahun silam, Palestina dan Israel pernah menyepakati perdamaian yang dilakukan oleh Perdana Menteri Israel saat itu, Yitzhak Rabin, dan Pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina Yasser Arafat. Kita berharap, kesepakatan damai yang permanen dapat terjadi di antara kedua negara ini," harapnya. 

Menteri Pariwisata dan Kepurbakalaan Palestina, Hani Abdalmasih Al-Hayek, didampingi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, bertemu dengan DPP GAMKI di GPIB Immanuel Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Menteri Pariwisata dan Kepurbakalaan Palestina, Hani Naji Abdalmasih Al-Hayek, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari organisasi GAMKI dan komunitas Kristen. 

"Senang dengan sambutan dari GAMKI dan komunitas Kristen. Apalagi gedung gereja ini bukan hanya sekedar rumah ibadah, melainkan juga memiliki nilai sejarah sebagai cagar budaya," kata Hani Al-Hayek.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya