Berita

Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto dengan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Rencana Prabowo Bertemu Megawati, Upaya Meredakan Ketegangan dengan Jokowi?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2024 | 16:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mencuatnya rencana pertemuan antara Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto dengan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, terjadi ketika ketegangan antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan Presiden Joko Widodo semakin kencang.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos mengamati, Prabowo sebagai pemenang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 menginginkan situasi kondusif ketika resmi menjabat Presiden kedelapan RI periode 2024-2029.

Pasalnya, Prabowo ketika kontestasi kemarin didukung oleh Presiden Jokowi yang dianggap membelot dari PDIP yang ketua umumnya merupakan Megawati Soekarnoputri.


"Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati akan menjadi jembatan komunikasi politik untuk sedikit meredakan ketegangan dan perang urat saraf antara kubu Jokowi dan kubu PDIP," ujar Subiran kepada RMOL, Sabtu (14/9).

Menurut pria yang kerap disapa Biran itu, pertemuan Prabowo-Megawati akan mendinginkan suasana politik menjelang pelantikan Prabowo pada 20 September 2024, karena setidaknya akan membuka negosiasi dan tawar menawar kepentingan politik.

"Khususnya terkait pemerintahan Prabowo-Gibran lima tahun ke depan," tutur magister ilmu politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu berpendapat.

"Sebab karakter kepemimpinan Prabowo  adalah merangkul semua kekuatan politik untuk bersama-sama memastikan Indonesia tinggal landas menuju negara maju," demikian Subiran menambahkan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya