Berita

Joko Widodo makan malam bersama Prabowo Subianto/Ist

Politik

Relawan Berani Mati Ajang Cawe-Cawe Loyalis Jokowi Minta Kue Kekuasaan Prabowo

SABTU, 14 SEPTEMBER 2024 | 12:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kehadiran relawan Berani Mati Jokowi muncul sebagai upaya loyalis Presiden Joko Widodo demi mendapatkan kue kekuasaan di kepemimpinan Prabowo-Gibran.

"Mereka (loyalis Jokowi) sedang mengamankan diri supaya tetap bisa masuk dalam kabinet ataupun lingkaran kekuasaan Prabowo," kata pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (14/9). 

Efriza mengamati, para loyalis mulai sadar situasi ke depan bisa berubah tidak kondusif di saat Jokowi lengser. Hal ini ditandai dengan mencuatnya sejumlah dugaan kasus hukum keluarga Jokowi, mulai dari cawe-cawe hingga dugaan gratifikasi terhadap Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution.


Maka dari itu, Efriza menilai kehadiran relawan Berani Mati Jokowi bukan hanya aksi membela Jokowi, tetapi juga bentuk perilaku, sikap, dan respons terhadap situasi demokrasi saat ini yang diprotes masyarakat.

Selain itu, loyalis Jokowi juga telah melihat kecenderungan Prabowo Subianto yang kerap mengakomodasi pihak berseberangan demi menghindari gejolak. Karakter inilah yang dilihat pada pendukung Jokowi.

"Prabowo karakternya akomodatif, supaya tidak ada gejolak ketika pemerintahannya berjalan usai dilantik pada 20 Oktober 2024 nanti," tutup Efriza.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya