Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Klaim Pengangguran AS Meningkat Tipis Pekan Ini

SABTU, 14 SEPTEMBER 2024 | 07:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jumlah warga Amerika Serikat (AS) yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran meningkat sedikit di minggu pertama September. 

Departemen Tenaga Kerja AS (DoL) mengatakan, jumlahnya mencapai 230 ribu hingga 7 September, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (14/9). 

Angka tersebut naik tipis dari angka mingguan sebelumnya sebesar 227 ribu. 


Tingkat pengangguran tertanggung yang disesuaikan secara musiman adalah 1,2 persen dan rata-rata pergerakan 4 minggu adalah 230,75 ribu, meningkat 0,500 ribu dari rata-rata minggu sebelumnya.

Selain itu, Klaim Berkelanjutan meningkat sebesar 5 ribu menjadi 1,850 juta dalam minggu yang berakhir pada 31 Agustus.

DoL juga mengungkapkan, harga produsen naik sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan di tengah pemulihan biaya layanan.

Kombinasi pasar tenaga kerja yang cukup stabil dan inflasi yang masih tinggi semakin memperkecil peluang Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin pada pekan depan. 

"Harga produsen tidak terlalu tinggi dan pasar tenaga kerja juga tidak terlalu memburuk, jadi mungkin tidak perlu bagi pejabat Fed untuk mengejutkan pasar dengan pemotongan suku bunga 50 basis poin yang lebih besar dari yang diharapkan minggu depan," kata Kepala Ekonom di FWDBONDS Christopher Rupkey.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya