Berita

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Aktivis Buruh Dorong Zaken Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran

SABTU, 14 SEPTEMBER 2024 | 00:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Transisi kepemimpinan nasional ke Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto diharapkan berlangsung aman dan damai. 

Oleh sebab itu, stabilitas politik yang ditandai dengan bersatunya elit politik dan komposisi kabinet yang akan disusun merupakan zaken kabinet atau kabinet ahli, mengingat dinamika dan tantangan yang kompleks ke depan. 

"Kalau diperhatikan justru situasi politik di kalangan elit saat ini masih cukup panas. Upaya saling jegal itu sangat kelihatan dan itu diperparah ulah para buzzer yang membuat situasi semakin kompleks dan rumit,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Percetakan dan Penerbitan dan Media Informasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PP FSP PPMI–KSPSI) Arnold Sihite dalam keterangannya, Jumat malam (13/9).  


“Padahal jelang transisi kepemimpinan ini kita harapkan situasi aman dan damai, politik lebih cair dan elit bersatu supaya juga kabinet yang disusun benar-benar kabinet ahli yang profesional," tambahnya. 

Wakil Ketua Umum KSPSI Pimpinan Yorrys Raweyai itu menegaskan tantangan ke depan sangat kompleks dengan situasi global yang masih tidak menentu.

"Pekerjaannya berat bagaimana ekonomi harus bertumbuh, investasi masuk, penyerapan tenaga kerja banyak sesuai tujuan lahirnya Undang undang cipta kerja (Omnibus Law). Maka butuh yang namanya persatuan dan kami sangat berharap agar elit bersatu. Jangan lagi terkotak-kotak tapi utamakan kepentingan nasional yang lebih besar," jelasnya.

Sebagai anggota tim lahirnya Undang-Undang cipta kerja (Omnibus Law) klaster ketenagakerjaan, Arnold berharap agar pemerintahan baru bisa membuka  penyerapan tenaga kerja yang luas, mengembalikan swasembada pangan seperti beras, bawang putih, kedelai dan hasil pertanian lainnya. 

"Jangan sampai kita mengimpor lagi yang jelas merugikan petani di dalam negeri. Ketahanan pangan dan kedaulatan pangan sangat penting dan harus jadi prioritas," tegasnya.

Pada saat yang sama, lanjut dia pengusaha-pengusaha besar seperti tambang dan industri ekstraktif lainnya agar memperhatikan keselamatan lingkungan hidup berkelanjutan. 

"Termasuk masalah regulasi agar jangan tumpang tindih lagi dan korupsi harus diberantas, koordinasi kementerian lembaga sangat penting dalam mengambil kebijakan dan kami titipkan betul menyangkut kesejahteraan, perlindungan, dan pembinaan  pekerja buruh," ujar anggota tim Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional tersebut.

Dia berharap juga agar komposisi kabinet Prabowo-Gibran harus mengutamakan kabinet kerja dan kabinet ahli (Zaken kabinet) dengan melakukan banyak inovasi. Dia usulkan juga supaya kabinet Prabowo-Gibran memakai nama Kabinet Indonesia Bersatu dan Maju.

"Intinya kalau politik kita stabil, elitnya bersatu, kabinet yang disusun kabinet ahli dan profesional saya yakin Indonesia akan melangkah maju dengan lebih cepat lagi. Makannya lebih tepat namanya Kabinet Indonesia Bersatu dan Maju," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya