Berita

Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Relawan Prabowo: Pertemuan Prabowo Subianto Dan Megawati Cermin Persatuan Nasional

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2024 | 20:17 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Ketua Umum Relawan Persatuan Nasional, Muhammad Ikhyar Velayati mengatakan pertemuan dan silaturahmi para tokoh bangsa merupakan cermin persatuan nasional  untuk membangun Indonesia yang maju dan sejahtera. Hal itu disampaikannya menanggapi rencana pertemuan presiden terpilih Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Silaturahmi antar tokoh bangsa saat ini, khususnya  rencana pertemuan presiden terpilih Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri merupakan cermin persatuan nasional dan merupakan kebutuhan objektif sejarah saat ini," ujar Ikhyar di Medan, Jumat (13/9).

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani membenarkan ada rencana Prabowo Subianto akan bertemu ketua umum PDIP Megawati Sukarnoputri, Puan menyebut pertemuan itu akan membahas banyak hal. Disebutkan pertemuan itu sebelum 20 Oktober 2024.


"Ya akan, insyaallah. Ya banyaklah (yang akan dibahas). Kalau sudah bertemu, kan pasti membahasnya banyak kan,” kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/9).

Sementara Politikus PDIP Aria Bima meminta semua pihak untuk tidak mengaitkan pertemuan tersebut sebagai politik transaksional 

"Yang tidak boleh pertemuan dua tokoh itu dikaitkan dengan hal-hal yang sangat transaksional, apalagi dengan koalisi dan tidak koalisi. Kemudian berapa jatah yang akan dinegosiasikan, nggak ada itu," kata Aria Bima kepada wartawan di Jakarta Selatan, Selasa, (10/9/2024).

Ikhyar sepakat dengan politisi PDIP Arya Bima bahwa rencana pertemuan kedua tokoh tersebut tidak terkait dengan politik transaksional 

"Menurut saya pertemuan kedua tokoh bangsa ini tentunya membicarakan tema tema besar terkait Indonesia emas 2045, bukan hal hal yang terkait politik transaksional," jelas Ikhyar

Aktivis 98 ini menilai latar belakang  pertemuan kedua tokoh bangsa terkait membangun Indonesia ke depan yang lebih maju dan sejahtera 

"Suksesi kepemimpinan nasional secara demokratis sudah selesai, saat ini semua tokoh bangsa mengambil peran apa yang bisa di sumbangkan untuk membantu presiden terpilih membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan besar, saya kira ini yang menjadi landasan rencana pertemuan Prabowo Subianto dengan Megawati," pungkasnya.[R]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya