Berita

Harun Masiku/Net

Politik

KPK Gak Usah Pamer, Masyarakat Butuh Harun Ditangkap Bukan Mobilnya

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2024 | 17:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seharusnya mampu menangkap Harun Masiku tidak cukup hanya menemukan mobil kader banteng itu.

Analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga berpendapat, KPK tak perlu memamerkan keberhasilannya menemukan mobil Harun Masiku jika belum berhasil menangkap sosok yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut. 

"KPK tak perlu pamer atas keberhasilannya menemukan mobil Harun Masiku. Sebab, yang diharapkan masyarakat KPK dapat menangkap Harun Masiku secepatnya, bukan mobilnya," kata Jamiluddin kepada RMOL, Jumat (13/9).


Dengan hanya menemukan mobil Harun Masiku, KPK terkesan menyicil bukti tersangka suap komisioner KPU tersebut.

"Kesannya, KPK justru menyicil bukti-bukti yang terkait dengan Harun Masiku," katanya.

Ia menegaskan dengan menyicil bukti dan selalu di publikasikan, KPK berharap masyarakat akan menilai lembaga anti rasua itu memang serius mencari dan memproses kasus hukum Harun Masiku.

"Kesan itu ingin ditanamkan agar masyarakat tetap yakin KPK memang bersungguh-sungguh dalam pemberantasan korupsi. Kesan itu diperlukan mengingat image KPK masih terpuruk akibat persoalan internal yang tak kunjung selesai," tutupnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya