Berita

CEO GM Mary Barra dan Ketua Eksekutif Hyundai Motor Group Euisun Chung/Hyundai

Otomotif

Wujudkan Era Baru EV, Hyundai dan GM Resmi Kolaborasi

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2024 | 14:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua raksasa otomotif dunia, General Motors dari Amerika Serikat dan Hyundai Motor Group dari Korea Selatan, akhirnya menjalin kemitraan untuk menjajaki kolaborasi di bidang kendaraan, rantai pasokan, dan teknologi energi bersih.

Usai penandatanganan Nota Kesepahaman, CEO dan pimpinan GM Mary Barra  menekankan kekuatan yang saling melengkapi dari kedua perusahaan. Ia juga melihat keduanya memiliki potensi untuk membuka tingkat inovasi dan efisiensi yang baru.

"GM dan Hyundai memiliki kekuatan yang saling melengkapi dan tim yang berbakat," kata Barra, seperti dikutip dari Arena EV, Jumat (13/9).


"Sasaran kami adalah untuk membuka skala dan kreativitas kedua perusahaan guna menghadirkan kendaraan yang lebih kompetitif kepada pelanggan dengan lebih cepat dan lebih efisien," ujarnya.

Pimpinan eksekutif Hyundai Motor Group, Euisun Chung, menyoroti bahwa penggabungan teknologi dua perusahaan ini akan membuka peluang untuk meningkatkan daya saing dan mendorong efisiensi biaya, serta menarik perhatian pelanggan. 

Baik GM maupun Hyundai telah secara independen menapaki jalan mereka sendiri di pasar kendaraan listrik, tetapi kemitraan baru keduanya dipastikan dapat memperkuat upaya mereka dan membentuk kembali industri secara mendalam.

Bagi GM, kemitraan ini merupakan peluang untuk memanfaatkan keahlian dan inovasi Hyundai di bidang kendaraan listrik, khususnya dalam hal mobil listrik yang terjangkau dan efisien. 

Di sisi lain, Hyundai dapat memperoleh akses ke kemampuan manufaktur GM yang luas dan jangkauan global, yang memungkinkannya untuk meningkatkan produksi dan memperluas jejaknya di pasar-pasar utama.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya