Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Lagi-lagi Lips Service

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2024 | 09:05 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo dianggap kembali menyampaikan pernyataan lips service soal semua warga negara sama di mata hukum terkait tudingan penerimaan gratifikasi oleh Kaesang Pangarep.

Begitu yang disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto merespon pernyataan Presiden Jokowi terkait dugaan gratifikasi anaknya, Kaesang.

"Ini pernyataan lips service, ujung-ujungnya Jokowi akan minta kepada pembantunya untuk mengamankan kasus Kaesang," kata Hari kepada RMOL, Jumat (13/9).


Menurut Hari, jika sudah persoalan keluarga, Jokowi selalu gundah gulana dan panik. Bahkan, jawaban yang diberikan Jokowi adalah bentuk kepanikan dan kekhawatiran.

"Jokowi secara langsung menantang Aparat Penegak Hukum (APH) untuk keberaniannya mengusut gratifikasi jet pribadi kaesang," tuturnya.

"Jokowi merasa dirinya Raja Jawa tapi hari ini menghindar ke IKN sampai akhir jabatannya, karena situasi di lapangan terjadi krisis atas segala kebohongan yang telah dilakukannya. Jokowi saat ini seperti peribahasa 'Mulutmu Harimaumu'," pungkas Hari.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya