Berita

Deputi Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta, Marullah Matali/Ist

Politik

Heru Mending Fokus Bantu Jokowi, Biar Jakarta Dipegang Marullah

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2024 | 02:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Heru Budi Hartono dinilai sudah cukup mengabdi sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta selama dua tahun, tepatnya sejak 17 Oktober 2024.

Selama menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru diketahui masih mengemban jabatan Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres).

Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto mengatakan, rangkap jabatan tersebut bukan hanya menyulitkan Heru dalam membagi waktu dan energi, tetapi juga menimbulkan masalah dalam hal fokus dan prioritas.


"Terutama menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober 2024," kata Sugiyanto dalam keterangannya, Jumat (13/9).

Di sisi lain, Jakarta memerlukan perhatian penuh dari seorang pemimpin daerah yang dapat secara eksklusif fokus pada penyelesaian berbagai masalah perkotaan seperti penataan kota, kemacetan, banjir, dan ekonomi warga.

Atas pertimbangan itulah, Sugiyanto mendorong Presiden Jokowi mengangkat Deputi Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta, Marullah Matali sebagai  Pj Gubernur DKI Jakarta.

"Sebagai birokrat berpengalaman yang sudah lama berkiprah di Pemerintahan DKI Jakarta, Marullah memiliki pemahaman mendalam tentang permasalahan kota, tata kelola pemerintahan daerah, dan kebutuhan warga Jakarta," kata Sugiyanto.

Selain itu, kata Sugiyanto, Marullah adalah tokoh lokal yang dikenal dekat dengan masyarakat. 

"Dengan latar belakangnya sebagai mantan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Marullah memiliki kredibilitas dan kapabilitas untuk memimpin," kata Sugiyanto.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya