Berita

Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi/RMOL

Politik

Bukan Hal Baru, Zaken Kabinet Pernah Ada Era Presiden Soekarno

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2024 | 16:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana Zaken Kabinet atau kabinet yang diisi menteri sesuai keahliannya, yang akan dibentuk pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto bukanlah hal baru. Sebab, wacana itu pernah ada di era Presiden Ir. Soekarno. 

Demikian disampaikan Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi atau Awiek kepada wartawan di Senayan Park, Jakarta, pada Kamis (12/9). 

"Sebenarnya soal Zaken Kabinet itu bukan terminologi baru, itu sejak lama, sejak presiden Soekarno juga sudah pernah diterapkan," kata Awiek.


Namun demikian, Awiek menyatakan bahwa orang-orang yang akan mengisi Zaken Kabinet tidak mesti dari luar parpol. Sebab, tidak sedikit kader parpol juga memiliki profesionalisme.

"Artinya apa? Zaken Kabinet itu adalah seorang menteri anggota kabinet yang bisa profesional dalam bidangnya. Tidak melihat latar belakangnya apakah karena dia parpol atau non parpol," kata Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg) ini. 

Awiek tidak ingin ada anggapan bahwa Zaken Kabinet itu adalah menteri yang harus di kalangan profesional atau non parpol. 

"Karena di parpol itu banyak orang-orang yang profesional. Contohnya Menpan RB, itu orang partai, Menkumham orang partai, dan ternyata dalam memimpin kementeriannya juga bagus, tidak ada persoalan,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya