Berita

Tangkapan layar Staf Khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz/RMOL

Politik

Pansus Haji Endus Conflict of Interest Jabatan Rangkap Stafsus Menag

RABU, 11 SEPTEMBER 2024 | 18:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Staf Khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz yang menjadi anggota Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dicurigai memiliki unsur kepentingan.

Wakil Ketua Pansus Haji 2024 Marwan Dasopang mencium aroma tersebut dalam dalam rapat Pansus Haji 2024 dengan agenda mendengarkan penjelasan anggota Dewas BPKH di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/9).

"Ini saksi sekarang ini ada di dua tempat. Satu sisi Dewan Pengawas (BPKH), mengawasi badan pelaksanaan dalam hal mengeluarkan duit. Satu sisi panitia yang mengejar duit. Nah ini makannya conflict interest ini menjadikan permintaan (nilai manfaat) itu lolos," tegas Marwan Dasopang.


Politikus PKS itu lantas mempertanyakan mengenai penggunaan nilai manfaat BPKH untuk penyelenggaraan ibadah haji yang semula Rp8,2 triliun berubah menjadi Rp7,8 triliun.

Ia menduga perubahan itu terjadi setelah Indonesia mendapat tambahan kuota haji dari Pemerintah Arab Saudi menjadi 241 ribu.

Marwan merasa ada yang janggal mengenai besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) tak turun seiring bertambahnya kuota haji di tahun 2024 sebesar Rp93 juta.

Menurutnya, keberadaan Abidal turut mempengaruhi permintaan nilai manfaat BPKH sebesar Rp7,8 triliun cair.

"Nah pertanyaannya itu kan, di sinilah konflik ini, sebagai pejabat saksi ini tidak bisa mengawasi BPKH. Karena dia di satu sisi orang yang butuh duit. Sebagai Panitia, dia kan mendesak BPKH supaya segera dicairkan. Yang dicairkan itu, ini kan sudah berupa kesalahan," demikian Marwan Dasopang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya