Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Nilai Cadangan Emas Rusia Sentuh Rekor Tertinggi Rp2.907 Triliun

RABU, 11 SEPTEMBER 2024 | 17:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Cadangan emas Rusia dilaporkan mencapai level tertinggi baru sebesar 188,81 miliar Dolar AS (Rp2.907,6 triliun) per akhir Agustus 2024.

Berdasarkan data Bank of Russia yang dikutip pada Rabu (11/9), cadangan emas ini naik dari akhir Juli 2024 sebesar 179,59 miliar Dolar AS.

Sementara jika dilihat sejak awal tahun, cadangan emas Rusia bertambah cukup signifikan. 


Pada akhir Januari, cadangan emas Moskow baru sebesar 151,51 miliar Dolar AS. Nilai ini sempat turun dari akhir Desember 2023 yang sebesar 155,85 miliar Dolar AS.

Negara yang memiliki cadangan emas terbesar di dunia setelah Australia ini memang terus menunjukkan kenaikan yang pesat.

Survei Geologi AS mencatat bahwa cadangan emas Rusia mencapai 11.100 ton per akhir 2023, beda tipis dari Australia yang sebanyak 12 ribu ton. 

Namun, meskipun produksi dan cadangannya tinggi, emas Rusia masih sulit merambah pasar global, sejak negara itu mulai menyerang Ukraina pada Februari 2022 sampai saat ini. 

Merespon kondisi ini, Moskow dikabarkan yeeus mencari pasar alternatif untuk menjual emasnya, khususnya ke negara-negara BRICS dan negara-negara Asia lainnya seperti Kazakhstan.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya