Berita

Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengucap sumpah sebagai menteri sosial (Tangkapan layar video YouTube)

Politik

LHKPN Gus Ipul: Total Harta Rp26,27 Miliar, Tidak Ada Rincian

RABU, 11 SEPTEMBER 2024 | 10:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Saifullah Yusuf yang resmi dilantik menjadi Menteri Sosial tercatat memiliki harta kekayaan Rp26,27 miliar.

Saifullah Yusuf alias Gus Ipul resmi dilantik Presiden Joko 'Mulyono' Widodo sebagai Mensos menggantikan Tri Rismaharini yang mundur karena maju Pilgub Jawa Timur.

Penelusuran RMOL, Gus Ipul sudah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2023. Tercatat sebagai Walikota Pasuruan, total harta kekayaan Gus Ipul sebanyak Rp26.274.196.491.


Namun demikian, rincian harta kekayaan Gus Ipul belum ditampilkan karena berstatus "perlu perbaikan".

Sementara pada LHKPN 2022, Gus Ipul tercatat punya harta sebesar Rp24.608.376.467 atau Rp24,6 miliar. Terdiri dari harta tanah dan bangunan sebanyak 6 bidang di wilayah Jakarta Selatan, Kota Depok, Kota Surabaya, Jombang, dan Pasuruan senilai Rp15.151.898.000 atau Rp15,15 miliar.

Selanjutnya, Gus Ipul memiliki dua unit mobil senilai Rp870 juta, yakni mobil Toyota Innova tahun 2004 seharga Rp120 juta, dan mobil Toyota Alphard G tahun 2019 seharga Rp750 juta.

Selain itu, Gus Ipul juga punya harta bergerak lainnya senilai Rp600 juta, surat berharga senilai Rp3 miliar, serta kas dan setara kas senilai Rp5.148.478.467 atau Rp5,14 miliar.

Tak hanya itu, Gus Ipul juga tercatat punya utang sebesar Rp162 juta. Sehingga, total harta Gus Ipul periode 2022 setelah dikurangi utang adalah sebesar Rp24.608.376.467 atau Rp24,6 miliar.

Selanjutnya pada LHKPN 2021, harta Gus Ipul lebih besar yakni sebesar Rp26.484.559.761 atau Rp26,48 miliar. Dan pada LHKPN 2020 sebagai calon Walikota Pasuruan, Gus Ipul memiliki harta sebesar Rp19.816.568.371 atau Rp19,81 miliar.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya