Berita

Tangkapan layar

Nusantara

Dinilai Langgar HAM, Atlet Muaythai Non Muslim Asal Sumut Diminta Kenakan Jilbab Jelang Bertanding

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 21:21 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Persoalan atribut agama kembali menjadi pembicaraan di dunia maya. Kali ini terjadi pada pelaksanaan PON XXI 2024 di Aceh.

Adalah akun facebook @rinatiarawaty yang memposting kejadian dimana seorang atlet Muaythai asal Sumatera Utara yang diminta mengenakan jilbab saat akan melakoni pertandingan. Pada unduhannya ia menulis ‘ Agnes Sirait seorang atlet Muaythai pada PON XXI Aceh-Sumut, 30 menit sebelum pertandingan diminta pakai jilbab. Hal ini merupakan kekerasan terhadap HAM, jika semua wanita masuk aceh harus pakai Jilbab, maka tidak pantas Aceh sebagai tuan rumah PON karena aturannya partial (non universal), tolong pemerintah dan DPRD investigasi peristiwa kekerasan HAM atlet Sumut’.

“Kasus ini baru banget, kasusnya seorang atlet perempuan yang tidak mengenakan jilbab kebetulan non muslim, 30 menit sebelum bertanding diinformasikan harus mengenakan jilbab,” katanya pada akun yang dilihat redaksi pada Selasa (10/9) sekitar pukul 21.10 WIB.


Ia kemudian memposting rekaman video atlet yang disebutkan bernama Agnes Sirait. Menurutnya, aturan ini merupakan pelanggaran HAM bagi orang lain. Pemaksaan ini menurutnya menunjukkan jika Aceh masih belum pantas untuk menjadi tuan rumah perhelatan kegiatan yang sifatnya membawa nilai universal.

“Saya ingin tau apakah media akan mengangkat ini, saya ingin tau apakah masyarakat Indonesia yang ramai mengangkat kasus BPIP cukup adil untuk mengangkat kasus ini seramai kemarin. Kita lihat ya ramai atau tidak, karena ini pemaksaan terhadap hak asasi manusia juga,” ungkapnya.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya