Berita

Ketua Bidang Perhubungan PB PON XXI Sumut, Agustinus Panjaitan memberikan keterangan/RMOL

Olahraga

Persoalan Angkutan Bikin Sumut Kehilangan Emas Kriket T10, Kadihub: Masih Ada Peluang Lain

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 20:53 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Evaluasi terhadap pengangkutan atlet langsung dilakukan oleh pihak Dinas Perhubungan Sumatera Utara terkait kegagalan tim kriket PON XXI Sumatera Utara meraih medali emas untuk nomor T10 putra dan putri.

Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Agustinus Panjaitan selaku Ketua Bidang Perhubungan PB PON Wilayah Sumatera Utara mengatakan evaluasi itu mereka lakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang yang berimbas pada raihan medali kontingen Sumatera Utara.

“Kita sudah melakukan evaluasi, kita tetap akan berupaya memberikan yang terbaik,” kata Agustinus di Media Center PON XXI Sumut, Selasa (19/9).


Agustinus menjelaskan, insiden keterlambatan penjemputan atlet kriket Sumut terjadi karena kesalahan koordinasi. 

“Dari hasil evaluasi, driver tidak melaksanakan tugas yang membuat bus yang ada tidak dapat beroperasi,” ujarnya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas peristiwa itu, Agustinus mengaku sudah meminta maaf secara langsung kepada para atlet dan official tim Kriket. Soal kehilangan emas di nomor T10, menurutnya sudah berlalu dan berharap para atlet dapat meraih hasil terbaik di nomor berbeda.

“Ini masih ada peluang, kemarin kami diskusi lama dengan mereka. Pada prinsipnya mereka sedang semangat-semangatnya, ini masih ada beberapa kesempatan lagi sampai tanggal 14 mereka kita doakan, kita support atletnya,” ungkapnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya