Berita

Israel menyerang tenda perkemahan pengungsi Palestina di Al-Mawasi, Khan Younis, Gaza pada Selasa, 10 September 2024/AA

Dunia

Makin Brutal, Israel Serang Kamp Al Mawasi Hingga Bunuh 40 Sipil

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 15:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wilayah Gaza yang diklaim aman oleh otoritas Israel, nyatanya ikut menjadi sasaran militer brutal pasukan Tel Aviv. 

Kamp pengungsi Al Mawasi, di Khan Younis Gaza diserang Israel pada Selasa pagi (10/9), mengakibatkan 40 warga sipil tewas dan lainnya terluka. 

Saksi mata menyebut wilayah yang ditetapkan sebagai "zona kemanusiaan" itu diserang Israel dengan tiga rudal. 


"Sekitar 20 tenda tempat pengungsi Palestina menginap terbakar. Rudal tersebut juga menyebabkan lubang yang dalam," ungkap laporan TRT World

Seorang pejabat darurat sipil Gaza mengatakan tim masih mengevakuasi korban tewas dan terluka dari daerah tersebut.

Mereka masih berjuang untuk mencari korban yang mungkin terkubur.

Israel mengklaim serangan itu dilakukan bukan menargetkan sipil, melainkan anggota Hamas yang bersembunyi di wilayah tersebut. 

Klaim itu tentu saja dibantah dengan tegas oleh Hamas, menyebutnya sebagai dalih untuk membenarkan tindakan jahat Israel terhadap warga Gaza. 

Perang Gaza mengakibatkan sekitar 41.100 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak meninggal dunia, dan melukai hampir 94.800 lainnya.

Blokade yang terus berlanjut terhadap wilayah kantong tersebut telah menyebabkan kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sehingga sebagian besar wilayah tersebut hancur.

Sementara itu Israel menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas tindakannya di Gaza.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya