Berita

Pasukan Pendudukan Israel berjaga di sekitar Masjid Al-Aqsa di Yerusalem/Net

Dunia

Masjid Al Aqsa dalam Bahaya, Dunia Harus Turun Tangan

SELASA, 10 SEPTEMBER 2024 | 10:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel (IOF) dan pemukim di Yerusalem dan situs-situs suci di sana terus meningkat.

Kantor Gubernur yang dikelola Palestina mengatakan bahwa IOF semakin memperketat cengkeramannya terhadap Masjid Al Aqsa dan mencegah akses bagi para jamaah Muslim yang ingin masuk.

Bahkan, IOF disebut telah memberikan perlindungan penuh terhadap para pemukim ilegal Yahudi untuk melakukan ritual Talmud di situs Islam tersebut.

Gubernur Palestina menegaskan bahwa apa yang dilakukan para pemimpin dan pasukan Israel di Jalur Gaza jelas menunjukkan upaya mereka mengusai Yerusalem, terutama Masjid Al Aqsa.

Mereka memperingatkan bahwa Masjid Al-Aqsa dalam bahaya, dan dunia harus campur tangan sebelum terlambat.

"Praktik-praktik ini merupakan awal dari penerapan realitas baru di lapangan, yang membuka jalan bagi pembagian wilayah Masjid dan Kompleks Al-Aqsa," bunyi pernyataan tersebut, seperti dikutip dari Middle East Monitor pada Selasa (10/9).

Menurut Gubernur, agresi Israel terhadap rakyat Palestina meliputi pembunuhan, penangkapan, pembongkaran, penghancuran, pemindahan, tahanan rumah, dan penganiayaan rasis di seluruh wilayah pendudukan tidak akan membuat mereka gentar memperjuangkan hak-haknya.

“Semua ini tidak akan berhasil membungkam rakyat Palestina atau mencegah mereka mempertahankan tempat-tempat suci mereka dan melindungi Al-Aqsa," tegasnya.

Sebagai penutup, Gubernur Yerusalem memberi penghormatan kepada rakyat Palestina di semua provinsi, kota, dan desa, terutama mereka yang teguh di ibu kota pendudukan, yang dikepung dan dicegah oleh pendudukan untuk mengakses dan beribadah di Al-Aqsa.

“Mereka mempertahankannya dengan segala yang mereka miliki, dengan tekad, keteguhan, dan ketahanan," pungkasnya.

Populer

Fenomena Seragam Militer di Ormas

Minggu, 16 Februari 2025 | 04:50

Asian Paints Hengkang dari Indonesia dengan Kerugian Rp158 Miliar

Sabtu, 15 Februari 2025 | 09:54

Bos Sinarmas Indra Widjaja Mangkir

Kamis, 13 Februari 2025 | 07:44

PT Lumbung Kencana Sakti Diduga Tunggangi Demo Warga Kapuk Muara

Selasa, 18 Februari 2025 | 03:39

Temuan Gemah: Pengembang PIK 2 Beli Tanah Warga Jauh di Atas NJOP

Jumat, 14 Februari 2025 | 21:40

Pengiriman 13 Tabung Raksasa dari Semarang ke Banjarnegara Bikin Heboh Pengendara

Senin, 17 Februari 2025 | 06:32

Dugaan Tunggangi Aksi Warga Kapuk Muara, Mabes Polri Diminta Periksa PT Lumbung Kencana Sakti

Selasa, 18 Februari 2025 | 17:59

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Puluhan Pemred Media di Hambalang, Bahas Isu Terkini

Minggu, 23 Februari 2025 | 11:20

Pemerintahan Prabowo Tegas Tolak Amnesti Bandar Narkoba

Minggu, 23 Februari 2025 | 11:12

Trump Minta Ukraina Kembalikan Dana Bantuan yang Diberikan AS

Minggu, 23 Februari 2025 | 11:12

BPI Danantara Himpun Penghematan Buat Investasi di Hilirisasi

Minggu, 23 Februari 2025 | 11:11

Semoga Putusan Sengketa Pilkada MK Bukan Akibat Tekanan Politik

Minggu, 23 Februari 2025 | 10:57

Kejari Muba Geledah Kantor Pengusaha H Alim

Minggu, 23 Februari 2025 | 10:50

Zulhas Pastikan Stok Pangan Bulan Puasa Aman

Minggu, 23 Februari 2025 | 10:30

Banyak Laporan Dugaan Korupsi Keluarga Jokowi Sudah Masuk KPK

Minggu, 23 Februari 2025 | 10:08

Warga Taman Rasuna Gelar Jalan Sehat Sambut Ramadan

Minggu, 23 Februari 2025 | 09:47

Zulhas soal #KaburAjaDulu: Bentuk Kecintaan Terhadap Negara

Minggu, 23 Februari 2025 | 09:32

Selengkapnya