Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Perang Bintang di Pilkada Jateng, Ganjar: Jangan Benturkan TNI-Polri

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 22:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pilkada Jawa Tengah akan diikuti oleh dua kandidat yang berlatar belakang perwira tinggi TNI dan Polri. Keduanya yakni Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa berpasagan dengan Hendrar Prihadi (Hendi) dan pasangan Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi-Taj yasin.

Meski diikuti oleh peserta dengan latar belakang berbeda, namun hal ini diharapkan tidak membuat masyarakat mengaitkannya dengan institusi TNI dan Polri.

Harapan itu disampaikan Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (9/9). 


“Kita tidak boleh membenturkan institusi TNI-Polri. Tidak boleh. Itu berbahaya untuk bangsa dan negara,” kataya.

Menurut Ganjar, meskipun kedua kandidat berlatar TNI dan Polri, pihaknya mendorong agar lebih mengedepankan ide dan gagasan sebagai wacana untuk memenangkan pertarungan.

“Bahwa kita membuat analisis mereka masing-masing pernah berprofesi di Kepolisian, di TNI, biarkan itu menjadi edit value masing-masing. Justru yang mesti kita dorong adalah apa gagasan mereka, programnya apa, keputusannya nanti apa,” ujar mantan Gubernur Jateng dua periode ini.

Ganjar dalam beberapa kesempatan menyebutkan persoalan korupsi hingga kemiskinan menjadi persoalan yang sangat penting untuk diselesaikan di Jawa Tengah. Ia berharap suksesornya akan tetap memprioritaskan hal ini untuk diselesaikan.

“Maka kemarin saya ditanya, apa sih yang paling penting? Minimum akan ada suksesor saya di Jawa Tengah itu. Tetap dong berantas korupsi. Tetap dong menjaga integritas. Itu sebenarnya yang paling penting,” tuturnya.

“Karena jujur itu akan menjadi nilai paling baik untuk membangun semuanya. Kalau membangun infrastruktur, kamu jujur. Kalau mengentaskan kemiskinan, katakan. Kamu jujur, datanya benar, itu bisa dikerjakan. Jadi saya kira itu yang penting,” demikian Ganjar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya