Berita

Ilustrasi Pilkada/RMOL

Nusantara

KIM Plus Biang Kerok Kotak Kosong di Pilkada 2024

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 21:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

KIM plus alias Koalisi Indonesia Maju yang digawangi partai politik pendukung Prabowo-Gibran ditambah partai politik lain dinilai menjadi penyebab maraknya fenomena kotak kosong di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan koalisi besar membuat partai politik lain ikut membebek karena mengusung calon lain sudah pasti kalah.

"KIM plus membuat banyak partai mengikuti keputusan mengenai calon yang diusung di suatu daerah," kata Jamiluddin kepada RMOL, Senin (9/9).


Diketahui, terdapat 31 daerah di Indonesia yang mencalonkan diri dengan tunggal pada Pilkada 2024, mencakup satu provinsi, 35 kabupaten dan lima kota.

Jamiluddin berpendapat koalisi gemuk KIM plus membuat partai lain terpaksa tidak mengajukan kader terbaik karena berhitung soal kemenangan.

"Solidaritas koalisi membuat beberapa partai tak mengajukan kadernya yang potensial untuk maju. Akibatnya, satu calon diusung banyak partai," katanya.

Ia menambahkan kondisi demikian membuat partai harus manut dengan satu pilihan meskipun calon yang ditunjuk koalisi tidak memiliki prestasi.


"Celakanya, calon yang diusung tak punya prestasi atau yang tak diinginkan masyarakat. Akibatnya, calon yang diusung biasa saja dan hanya melawan kotak kosong," kata Jamiluddin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya