Berita

Tangkapan layar Ketua KPU, Mochammad Afifuddin/RMOL

Politik

KPU Terus Pantau 107 Cakada Belum Setor LHKPN

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 20:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bakal calon kepala daerah (cakada) 2024 yang belum menyetor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terus disorot KPU.

Ketua KPU, Mochammad Afifuddin menyampaikan hal tersebut, saat ditemui di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/9).

Ia menjelaskan, data 107 bakal cakada yang belum menyelesaikan LHKPN ke KPK, khususnya setelah mendaftar menjadi peserta Pilkada)2024, akan dilakukan pendataan.


Kata sosok yang kerap disapa Afif itu, pendataan masih dipastikan jajaran KPU untuk mengetahui berapa jumlah terbaru dari cakada yang memang belum melaporkan LHKPN, mengingat proses verifikasi data persyaratan masih berlangsung hingga akhir masa pencalonan.

"Kelengkapan LHKPN masih diteliti hingga penetapan pasangan calon pada 22 September 2024. Nanti kami cek," ujar Afif.

Lebih lanjut, mantan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) itu memastikan akan berkoordinasi dengan KPU daerah, karena mereka yang melaksanakan tugas verifikasi data persyaratan pencalonan kepala daerah 2024.

"Ini kan yang menyatakan lengkap tidak lengkap teman-teman (KPU) provinsi dan kabupaten/kota, nanti kami cek," tambahnya.

KPK terakhir kali menyebutkan cakada yang telah menyetor LHKPN ada 1.432 cakada. Tetapi, yang baru dinyatakan lengkap baru sebanyak 1.325 orang. Sehingga, masih ada 107 cakada yang belum diketahui status pelapor dan LHKPN-nya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya