Berita

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran bersama Rektor IT PLN Prof. Dr. Ir Iwa Garniwa dalam peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di IT PLN, Cengkareng, Jakarta Barat pada Senin (9/9)/RMOL

Nusantara

Wujudkan Green Campus, IT PLN Hadirkan SPKLU

SENIN, 09 SEPTEMBER 2024 | 18:28 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Institut Teknologi Perusahaan Listrik Negara (IT PLN) jadi kampus pertama di Jakarta yang menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Ketersediaan SPKLU merupakan komitmen kampus dan PLN menciptakan green campus.

“SPKLU ini dayanya 25 KW DC, jadi macam-macam ya termasuk medium charging. Jadi kalau membandingkan dengan yang di rumah itu sekitar 7.700 KW, dayanya sekitar 3 kali lebih lipat,” kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran di IT PLN, Cengkareng, Jakarta Barat pada Senin (9/9).


Selain mendukung green campus, Lasiran juga menyebut pembangunan SPKLU jadi salah satu upaya pemerintah pusat menyiapkan ekosistem kendaraan listrik.

Terlebih, SPKLU bisa digunakan oleh civitas akademika IT PLN dari dosen, mahasiswa hingga masyarakat sekitar.

"Jadi ini umum untuk mahasiswa, untuk dosen, untuk para orang tua yang datang, bahkan masyarakat sekitar yang ingin mengecas ke sini juga bisa," jelasnya.

Lanjut Lasiran, selain di IT PLN, hingga kini telah ada 55 SPKLU yang telah terbangun dan tersebar di Jakarta, mulai dari pusat perbelanjaan, kantor pemerintah, sampai sentral kuliner. 

Dari jumlah tersebut, Lasiran berkomitmen menambah pembangunan charging listrik kendaraan dengan menyiapkan 1.000 unit charging baru.

Sementara itu, Rektor IT PLN Prof. Dr. Ir Iwa Garniwa menjelaskan bila pembangunan SPKLU ini merupakan komitmen pemerintah dalam menggunakan sumber energi terbarukan.

“Jadi ini sesuai dengan masa depan dunia, maka kami ingin berkontribusi. Dua hal yang sangat penting, bahwa pertama listrik di IT PLN ini green, dari renewable energy,” kata Iwa.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya