Berita

Sarma Hutajulu/Ist

Politik

PDIP Surati KPU Tapteng Minta Kejelasan Status Pendaftaran Masinton Pasaribu

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2024 | 17:12 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Penolakan pendaftaran pasangan Masinton Pasaribu-Mahmud Effendi di Pilkada Tapanuli Tengah (Tapteng) masih berbuntut panjang. 

Terbaru, PDI Perjuangan menyurati Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tapteng untuk meminta penjelasan terkait status pendaftaran pasangan yang mereka usung tersebut.

“Kami meminta penjelasan mengenai status pendaftaran bakal pasangan calon bupati dan bakal calon wakil bupati Tapanul Tengah Masinton Pasaribu-Mahmud Effendi,” kata Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Tapteng, Sarma Hutajulu, Minggu (8/9).


Sebelumnya, PDI Perjuangan juga telah melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tapteng ke Bawaslu dan Polisi. Saat ini proses laporan itu masih berproses dimana Sarma juga dimintai keterangan sebagai saksi.

“Ini lagi diperiksa sebagai saksi di Bawaslu,” ujarnya.

Diketahui, KPU Tapteng menolak pendaftaran pasangan Masinton-Mahmud karena alasan syarat tidak terpenuhi. Syarat ini berkaitan dengan dukungan PDI Perjuangan yang sebelumnya sudah terdaftar kepada pasangan Khairul Kiyedi Pasaribu-Darwin Sitompul. Bersama sejumlah parpol lainnya, PDI Perjuangan telah mendaftkan ini ke KPU Tapteng sehingga dukungannya terhadap Masinton-Mahmud dianggap tidak dapat diterima lagi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya