Berita

Kolase bakal Cagub Jawa Tengah Andika Perkasa dan Ahmad Luthfi/Ist

Politik

Rivalitas Memanas, Pilkada Jateng Ibarat Mini Pilpres

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2024 | 07:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemilihan Kepala Daerah Jawa Tengah (Pilkada Jateng) 2024 menyedot perhatian karena mempertemukan dua figur kuat dengan latar belakang militer dan kepolisian.

Mereka adalah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa dan mantan Kapolda Jawa Tengah Komjen (Pol) Ahmad Luthfi.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno menilai, kedua tokoh ini merepresentasikan dua institusi yang selama ini memiliki peran penting dalam tata negara Indonesia, yakni TNI dan Polri.


"Tapi dalam Pilkada yang menentukan adalah pemilih secara umum," kata Adi kepada RMOL di Jakarta, Minggu (8/9).

Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai persaingan ini menjadi menarik karena seperti miniatur Pilpres di tingkat provinsi.

Diketahui, Andika Perkasa yang kini menjadi kader PDIP akan berhadapan dengan Ahmad Luthfi, yang dikenal sebagai "orangnya Jokowi".

Rivalitas ini tidak hanya sekadar kontestasi personal, tetapi juga mencerminkan pertarungan simbolik antara kekuatan politik Jokowi dan PDIP di wilayah penting seperti Jateng.

"Jadi ini seakan mini Pilpres yang ada di Jateng. Tinggal diuji siapa yang kuat dan memang," tandas Adi Prayitno.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya