Berita

Armuji menerima kaos sosialisasi dari DPD Golkar Surabaya/RMOLJatim

Politik

Ini Trik Golkar Surabaya Agar Warga Tak Pilih Kotak Kosong

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2024 | 06:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Potensi masyarakat memilih kotak kosong pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Surabaya 2024 mulai diantisipasi oleh DPD Golkar Surabaya. Pasalnya, pasangan petahana Eri Cahyadi-Armuji (Er-Ji) akan jadi paslon tunggal pada Pilkada 2024 mendatang.

Langkah awal yang dilakukan DPD Golkar Surabaya adalah dengan mengumpulkan semua kader serta Ketua Pengurus Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Surabaya

Kegiatan yang digelar di kantor DPD Golkar, Jl Adityawarman Surabaya tersebut, juga dengan agenda penyerahan kaos sosialisasi dari Pengurus DPD Golkar ke Bacawawali Armuji. Selanjutnya kaos diserahkan Armuji kepada para Ketua Kecamatan serta Kelurahan untuk digunakan saat turun dan sosialisasi ke masyarakat.


"DPD Partai Golkar Surabaya telah menyumbang ribuan kaos ke Er-Ji. Bisa digunakan untuk alat sosialisasi ke masyarakat agar tidak pilih kotak kosong," kata Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni, dikutip RMOLJatim, Sabtu (7/9).

Nah, untuk membakar semangat para kader untuk bergerak memenangkan Paslon petahana melawan kotak kosong, DPD Partai Golkar Surabaya juga menghadirkan bakal calon wakil wali kota, Armuji.

"Saya undang Cak Ji (Armuji) bertemu dengan kader agar terbangun chemistry untuk memenangkan Pilkada. Cak Ji bisa membakar semangat kader Golkar di tingkat Kecamatan dan Kelurahan," paparnya.

Sementara Armuji dalam rapat konsolidasi merasa optimis, bahwa dirinya bersama Eri Cahyadi akan memenangkan Pilkada Surabaya. 

"Hasil survei elektabilitas Pak Eri di atas saya hanya selisih koma. Yaitu sekitar 70 persen lebih. Jadi saya optimis bisa menang melawan kotak kosong," tegas Armuji. 

Ia pun berharap kepada 18 partai politik pengusung Paslon Er-Ji untuk terus bergerak bersosialisasi ke masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam Pilkada serentak 27 November mendatang.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya